Bupati Sutjidra Dorong Koperasi Buleleng Bertransformasi Jadi Penggerak Ekonomi Digital

Quotation:
“Pemerintah Kabupaten Buleleng berkomitmen mendukung penguatan koperasi sebagai motor penggerak ekonomi desa melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, perbaikan tata kelola organisasi, serta pengembangan usaha yang profesional,” ujar Sutjidra.
Singaraja, SINARTIMUR.co.id – Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG., menegaskan koperasi harus bertransformasi menjadi lembaga ekonomi yang modern, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi agar tetap menjadi penggerak utama ekonomi kerakyatan. Penegasan tersebut disampaikan saat memberikan sambutan pada Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 di Gedung Sasana Budaya, Jumat (24/7).
Bupati Sutjidra mengajak seluruh insan koperasi menjadikan peringatan Hari Koperasi sebagai momentum memperkuat semangat gotong royong, meningkatkan tata kelola, serta memperluas manfaat koperasi bagi masyarakat.
Menurutnya, Kabupaten Buleleng memiliki potensi besar dalam mengembangkan ekonomi kerakyatan melalui koperasi. Saat ini terdapat 573 koperasi, termasuk 148 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang merupakan bagian dari Program Strategis Nasional. Seluruhnya diharapkan mampu berjalan beriringan, saling melengkapi, dan saling menguatkan.
“Pemerintah Kabupaten Buleleng berkomitmen mendukung penguatan koperasi sebagai motor penggerak ekonomi desa melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, perbaikan tata kelola organisasi, serta pengembangan usaha yang profesional,” ujar Sutjidra.
Ia juga menekankan bahwa koperasi tidak boleh lagi dipandang sebagai organisasi yang lambat dan tertinggal. Sebaliknya, koperasi harus berani memanfaatkan digitalisasi, menerapkan sistem pembayaran modern, serta memperluas akses pasar melalui berbagai platform digital.
Menurutnya, transformasi tersebut menjadi langkah penting agar koperasi mampu menarik minat generasi muda sekaligus memperkuat peran petani, nelayan, pelaku UMKM, dan masyarakat luas. Dengan demikian, koperasi akan semakin berdaya saing serta mampu menciptakan lapangan kerja baru.
Menutup sambutannya, Bupati Sutjidra menyampaikan apresiasi kepada seluruh gerakan koperasi, BPD Bali, sponsor, panitia, dan semua pihak yang telah mendukung suksesnya rangkaian peringatan Hari Koperasi ke-79. Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun dapat semakin memperkuat peran koperasi sebagai sokoguru perekonomian daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Buleleng.
Sementara itu, Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Buleleng, Nengah Tenaya, B.Sc., mengatakan peringatan Hari Koperasi ke-79 bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum memperkuat semangat berkoperasi dan mempererat sinergi antara gerakan koperasi dengan pemerintah, BUMN, BUMD, serta pelaku usaha.
Mengusung tema “Koperasi Bangkit, Indonesia Sejahtera”, Dekopinda menegaskan pentingnya transformasi digital, penguatan kelembagaan, dan peningkatan daya saing koperasi agar mampu menjawab tantangan ekonomi modern.
Nengah Tenaya juga melaporkan berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan sepanjang Juli 2026 dalam rangka Hari Koperasi ke-79. Kegiatan tersebut meliputi lomba koperasi berprestasi, bakti sosial melalui program Mari Berbagi, dialog interaktif di radio, apel dan senam bersama, pasar rakyat, donor darah, lomba olahraga tradisional, gathering bersama BPD Bali, hingga lomba tata kelola koperasi.
“Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan puncak peringatan Hari Koperasi ke-79 di Gedung Sasana Budaya Singaraja yang dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan kepada koperasi berprestasi serta hiburan rakyat,” jelasnya.
Ia menambahkan, seluruh kegiatan dapat terlaksana berkat kolaborasi antara gerakan koperasi, Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, serta dukungan berbagai pihak.
“Kami berharap sinergi ini semakin memperkuat eksistensi koperasi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus mendukung visi Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam mewujudkan koperasi yang modern, mandiri, dan berdaya saing,” pungkasnya.
Writer: Widi
Editor: Francelino



