Bupati Sutjidra Janji Lanjutkan Penataan Pantai Lovina, Tambah Ruang Publik dan Pujasera

Quotation:
“Ini baru tahap pertama. Tahun depan dilanjutkan tahap kedua. Pedestrian diperpanjang ke timur, kemudian lanskapnya ditata. Akan ada ruang terbuka untuk anak-anak, ruang olahraga, tempat bersantai, dan rencananya juga pujasera untuk UMKM Lovina,” janji Buapti Sutjidra.
LOVINA, SINARTIMUR.co.id — Pemerintah Kabupaten Buleleng akan melanjutkan penataan kawasan Pantai Lovina di Desa Kalibukbuk pada 2027. Revitalisasi tahap kedua itu mencakup perpanjangan jalur pedestrian ke arah timur serta pembangunan sejumlah fasilitas publik untuk mendukung kawasan wisata.
Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mengatakan, selain memperpanjang jalur pedestrian, pemerintah juga akan membangun ruang terbuka, taman bermain anak, area olahraga, serta pusat jajanan serba ada (pujasera) yang akan diisi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.
“Ini baru tahap pertama. Tahun depan dilanjutkan tahap kedua. Pedestrian diperpanjang ke timur, kemudian lanskapnya ditata. Akan ada ruang terbuka untuk anak-anak, ruang olahraga, tempat bersantai, dan rencananya juga pujasera untuk UMKM Lovina,” ujar Sutjidra dalam konferensi pers Lovina Festival 2026, Kamis (23/7/2026).

Menurut Sutjidra, penataan tahap kedua diharapkan melengkapi fasilitas kawasan Pantai Lovina sebagai destinasi wisata sekaligus ruang publik bagi masyarakat.
Ia menilai revitalisasi yang telah dilakukan mulai memberikan dampak terhadap sektor pariwisata. Sejumlah wisatawan mancanegara, kata dia, memperpanjang masa menginap untuk mengikuti rangkaian kegiatan Lovina Festival 2026.
“Ada tamu yang seharusnya besok check out, tetapi memperpanjang masa tinggal hingga lima hari bahkan satu minggu karena ingin mengikuti Lovina Festival. Ini menjadi sinyal positif bagi pariwisata Lovina,” katanya.
Sutjidra juga menyebut wajah baru Pantai Lovina mendapat respons positif dari wisatawan. Beberapa wisatawan asing yang pernah berkunjung sebelumnya mengaku melihat perubahan kawasan yang kini lebih tertata dan nyaman.
Selain wisatawan mancanegara, kunjungan wisatawan domestik juga mulai meningkat. Menurut Sutjidra, sejumlah rombongan yang semula hanya berencana menikmati matahari terbenam akhirnya memilih menginap dan mengikuti wisata melihat lumba-lumba di Lovina.
Ia optimistis penataan kawasan yang berlanjut pada tahap kedua akan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, terutama melalui peningkatan kunjungan wisatawan, pendapatan UMKM, tingkat hunian hotel, serta penerimaan pajak hotel dan restoran (PHR).
“Sekarang hotel-hotel sudah penuh hingga 31 Juli, bahkan di Pemuteran juga penuh. Dampaknya mulai terlihat terhadap penerimaan PHR yang realisasinya sudah melampaui target,” ujar Sutjidra.
Writer: Francelino
Editor: Francelino



