Lingkungan

Ratusan Telur Penyu Hijau Dievakuasi di Pantai Banyuasri

Quotation:
“Kami berharap seluruh telur yang berhasil diselamatkan dapat menetas dengan baik. Upaya kecil ini diharapkan dapat membantu menjaga kelestarian penyu hijau yang populasinya semakin berkurang,” Sadwika.

Singaraja, SINARTIMUR.co.id – Ratusan butir telur penyu hijau berhasil dievakuasi oleh kelompok nelayan dan relawan konservasi di kawasan Pantai Camplung, Desa Banyuasri, Kecamatan Buleleng, Kamis (4/6/2026) malam.

Evakuasi dilakukan untuk menyelamatkan telur-telur tersebut dari ancaman predator, terutama anjing liar yang kerap berkeliaran di sepanjang pesisir pantai.

Musim bertelur penyu hijau yang diperkirakan berlangsung hingga Agustus mendatang menjadi momen yang dinantikan para nelayan yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUB) Karang Gunung bersama Relawan Kurma Segara Raksa Banyuasri.

Dikonfirmasi,Minggu, (7/6) Ketua KUB Karang Gunung, Teguh, membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya menjelaskan sekitar pukul 03.00 Wita dua ekor penyu naik ke Pantai Camplung dan membuat sarang di dua lokasi berbeda. “Dua ekor penyu naik ke pantai. Di titik pertama telur berhasil diamankan setelah sebelumnya diincar anjing liar. Sementara di titik kedua, salah seorang nelayan menunggui penyu saat bertelur sehingga sarang tersebut terhindar dari gangguan anjing,” ujarnya.

Dari sarang pertama, nelayan dan relawan mengevakuasi 73 butir telur. Sementara pada sarang kedua ditemukan 109 butir telur lainnya . Seluruh telur kemudian dipindahkan ke bak penampungan sementara yang telah disiapkan relawan.

Sementara itu, Ketua Relawan Kurma Segara Raksa Banyuasri, Nyoman Sadwika, mengatakan pemindahan telur dilakukan sebagai langkah penyelamatan awal karena lokasi sarang berada di kawasan yang rawan gangguan predator. Menurutnya, meski bak penampungan yang tersedia belum sepenuhnya memenuhi standar konservasi, kondisi di dalamnya dibuat semirip mungkin dengan habitat alami penyu.

“Kami berharap seluruh telur yang berhasil diselamatkan dapat menetas dengan baik. Upaya kecil ini diharapkan dapat membantu menjaga kelestarian penyu hijau yang populasinya semakin berkurang,” katanya.

Keberadaan penyu yang kembali bertelur di Pantai Camplung menjadi indikasi kawasan pesisir Banyuasri masih menjadi habitat yang layak bagi satwa laut dilindungi tersebut. Para nelayan dan relawan berharap dukungan berbagai pihak dapat terus menguatkan upaya konservasi penyu di wilayah Buleleng.

Writer: Francelino
Editor: Francelino

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button