Hukum

Bukit Ser-gate Memanas, Kadus Putu M Diduga Aniaya Warga di Areal Pura Bukit Ser

Quotation:
“Tangan kanan saya yang memegang atau membawa HP langsung ditarik oleh terlapor Putu M sehingga terjadi tarik-menarik sampai tangan saya tergores,” beber Adi Ginastra.

Singaraja, SINARTIMUR.co.id – Suasana di kawasan Bukit Ser-gate, Dusun Yeh Panas, Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali, kembali memanas.

Seorang warga, I Made Pande Adi Ginastra, 54, melaporkan dugaan penganiayaan yang diduga dilakukan oknum kepala dusun berinisial Putu M. Peristiwa tersebut disebut terjadi di areal Pura Bukit Ser pada Senin (21/9/2026) sekitar pukul 11.30 Wita.

Dalam laporan yang dibuat di SPKT Polres Buleleng, korban menyebut dirinya mengalami luka gores pada tangan setelah terjadi tarik-menarik dengan Putu M. Saat kejadian, Adi Ginastra bersama Kadek Muliawan.

Kuasa hukum korban, Wayan Sudarma, SH, membenarkan bahwa kliennya telah melaporkan dugaan penganiayaan tersebut ke Polres Buleleng, Singaraja, pada Senin petang.

Berdasarkan keterangan korban dalam laporan polisi, kejadian bermula ketika Adi Ginastra bersama Kadek Muliawan membuat video di Pura Bukit Ser. Sekitar pukul 11.00 Wita, keduanya hendak meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor.

Namun, perjalanan mereka disebut terhenti setelah dihadang Putu M bersama sejumlah orang. Mereka disebut terdiri dari Wayan G, Kelian Banjar Adat Pura Bukit Teledu; Bagus RA, Ketua Husaba Desa Banjar Bukit Teledu; dan Komang O, warga Bukit Teledu.

“Saya dihadang oleh terlapor dan teman-temannya dan diperintahkan mematikan sepeda motor dan diperintahkan turun saya sepeda motor,” kata Adi Ginastra dalam laporannya.

Menurut korban, Putu M kemudian mempertanyakan kedatangannya ke lokasi.
“Apa alih cai mai? (artinya: Apa maksud kamu kesini),” tanya Putu M sebagaimana dikutip dalam laporan korban.
“Saya membuat video,” jawab Adi Ginastra.

Setelah itu, korban mengaku terjadi tarik-menarik. Tangan kanannya yang sedang memegang telepon seluler disebut ditarik oleh Putu M.

“Tangan kanan saya yang memegang atau membawa HP langsung ditarik oleh terlapor Putu M sehingga terjadi tarik-menarik sampai tangan saya tergores,” beber Adi Ginastra.

Tak hanya dirinya, Adi Ginastra juga menyebut Kadek Muliawan mengalami kejadian serupa. Menurut dia, Putu M kemudian menarik tangan Kadek Muliawan dan memiting ibu jari tangan kanannya yang saat itu sedang memegang telepon seluler.

Akibat kejadian tersebut, power bank yang dipegang Kadek Muliawan disebut terjatuh dan rusak. Tangan kanannya juga mengalami luka gores dan ibu jarinya terasa sakit.

Laporan dugaan penganiayaan tersebut diterima Ka SPKT Samapta II Polres Buleleng, Ipda Wayan Ariasa, SH, pada Senin (21/9/2026) sekitar pukul 17.17 Wita.

Writer: Francelino
Editor: Francelino

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button