Wagub Giri Prasta Bantu Tiga Warga Korban Kebakaran di Jembrana, Total Bantuan Capai Rp98 Juta

Notes:
“Tiga warga penerima bantuan tersebut yakni I Ketut Sumerta, warga Banjar Ketiman, Desa Manistutu, Kecamatan Melaya, yang menerima Rp23 juta untuk memperbaiki rumah dengan kategori rusak sedang.”
Negara, SINARTIMUR.co.id – Harapan untuk kembali memiliki tempat tinggal yang aman dan nyaman mulai terbuka bagi tiga warga korban kebakaran di Kabupaten Jembrana, Bali. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali menyalurkan bantuan sosial senilai total Rp98 juta untuk membantu memperbaiki rumah mereka yang rusak akibat musibah kebakaran.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, dalam kegiatan Penyerahan Bantuan Sosial bagi Korban Bencana atau Musibah di Kabupaten Jembrana, Kamis (5/11/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Giri Prasta didampingi Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, mantan Bupati Jembrana periode 2000–2010 I Gede Winasa, serta Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali I Gede Agung Teja Bhusana Yadnya.
Bantuan diberikan dengan mempertimbangkan tingkat kerusakan bangunan yang dialami masing-masing warga. Dengan demikian, nilai bantuan yang diterima setiap korban berbeda sesuai kebutuhan pemulihan rumah mereka.
Tiga warga penerima bantuan tersebut yakni I Ketut Sumerta, warga Banjar Ketiman, Desa Manistutu, Kecamatan Melaya, yang menerima Rp23 juta untuk memperbaiki rumah dengan kategori rusak sedang.
Selanjutnya, I Kadek Dwi Loka Wijaya, warga Banjar Dauh Pangkung, Desa Pekutatan, Kecamatan Pekutatan, menerima bantuan Rp50 juta. Dana tersebut diperuntukkan bagi perbaikan rumah dan balai sari yang mengalami kerusakan berat.
Sementara itu, Ahmad Kurniawan, warga Banjar Anyar, Desa Air Kuning, Kecamatan Jembrana, menerima bantuan Rp25 juta untuk memperbaiki rumah yang mengalami kerusakan sedang.
Giri Prasta: Pemerintah Harus Hadir Saat Masyarakat Tertimpa Musibah
Giri Prasta menyampaikan keprihatinannya atas musibah kebakaran yang menimpa ketiga warga tersebut. Menurut dia, kehadiran pemerintah dalam situasi sulit merupakan bagian penting dari tanggung jawab untuk melindungi dan membantu masyarakat.
“Ini adalah wujud implementasi program Bapak Gubernur Bali, salah satunya dalam penanganan bencana. Atas nama Pemerintah Provinsi Bali, kami memberikan bantuan sesuai dengan kerugian yang dialami masyarakat akibat bencana,” ujar Giri Prasta.
Dia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban para korban sekaligus mempercepat proses pemulihan tempat tinggal mereka.
Dengan rumah yang kembali layak ditempati, masyarakat diharapkan dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih aman dan nyaman.
“Bantuan ini sudah dipergunakan untuk membangun kembali rumah yang sebelumnya terkena bencana. Semoga rumah yang dibangun ini bisa dijadikan tempat beraktivitas yang aman dan nyaman,” imbuhnya.
Selain bantuan perbaikan rumah, Giri Prasta juga menyerahkan bantuan tambahan sebesar Rp2 juta kepada salah satu korban kebakaran, I Ketut Sumerta.
Pemprov Bali Salurkan Bantuan Penguatan Ekonomi Rp206 Juta
Tidak hanya membantu warga memperbaiki tempat tinggal, Pemprov Bali juga memberikan perhatian terhadap pemulihan kondisi ekonomi masyarakat yang terdampak bencana maupun musibah.
Pada kesempatan yang sama, pemerintah menyalurkan bantuan sosial berupa penguatan ekonomi kepada 27 penerima manfaat di Kabupaten Jembrana dengan total nilai mencapai Rp206 juta.
Berdasarkan data BPBD Provinsi Bali, total bantuan yang disalurkan dalam kegiatan tersebut mencapai Rp304 juta.
Jumlah tersebut terdiri atas bantuan perbaikan rumah senilai Rp98 juta untuk tiga penerima dan bantuan penguatan ekonomi senilai Rp206 juta untuk 27 penerima manfaat.
Bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat tidak hanya memulihkan kondisi tempat tinggal, tetapi juga memperkuat kembali kemampuan ekonomi setelah menghadapi musibah.
Total Bantuan untuk Warga Jembrana Capai Rp811,5 Juta
Penyerahan bantuan pada Kamis (5/11/2026) tersebut merupakan penyaluran bantuan sosial kesepuluh yang dilaksanakan Pemprov Bali di Kabupaten Jembrana sepanjang 2026.
Sebelumnya, pemerintah telah melaksanakan sembilan kali penyerahan bantuan serupa dengan total nilai mencapai Rp507,5 juta.
Dengan tambahan bantuan sebesar Rp304 juta pada November 2026, akumulasi bantuan sosial yang telah disalurkan kepada masyarakat Kabupaten Jembrana sepanjang tahun ini mencapai Rp811,5 juta.
Penyaluran bantuan secara berkelanjutan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemprov Bali dalam mendampingi masyarakat yang menghadapi bencana atau musibah.
Melalui bantuan perbaikan rumah dan penguatan ekonomi, pemerintah berharap warga terdampak dapat segera bangkit, kembali menjalani kehidupan secara normal, serta memulihkan kondisi sosial dan ekonomi keluarga mereka.
Writer: Francelino
Editor: Francelino



