
Quotation:
“Dengan penerbangan langsung (direct flight) dari Taiwan ke Bali, diharapkan kunjungan wisatawan asal Taiwan ke Bali bisa terus meningkat,” ujar David.
Denpasar, SINARTIMUR.co.id — Pemerintah Provinsi Bali menyambut positif rencana dibukanya kembali konektivitas penerbangan langsung Taipei–Denpasar. Jalur udara tersebut dinilai menjadi pintu strategis untuk memperkuat hubungan Bali dan Taiwan sekaligus membuka peluang lebih besar bagi pertumbuhan kunjungan wisatawan Taiwan ke Pulau Dewata.
Gubernur Bali Wayan Koster menerima kunjungan Direktur Jenderal baru Taipei Economic and Trade Office (TETO) Surabaya, David Wen-Chiun Lin, di Rumah Jabatan Jaya Sabha, Denpasar, Kamis (3/9) pagi. Pertemuan tersebut menjadi kunjungan perkenalan David Lin setelah dipercaya memimpin TETO Surabaya.
Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas perkembangan warga Taiwan yang berkunjung maupun menetap di Bali. Komunikasi tersebut sekaligus menjadi momentum awal untuk memperkuat hubungan Bali–Taiwan, terutama melalui sektor pariwisata yang memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan.
Salah satu pembahasan utama adalah rencana pembukaan kembali penerbangan langsung Taipei–Denpasar. Maskapai Starlux dijadwalkan meresmikan penerbangan perdana rute Taipei (TPE)–Denpasar (DPS) pada 1 Oktober 2026.
Konektivitas langsung tersebut diharapkan memangkas hambatan perjalanan dan memberikan pilihan transportasi yang lebih mudah bagi masyarakat Taiwan yang hendak berlibur ke Bali. Bagi Bali, hadirnya kembali rute tersebut juga membuka akses yang lebih kuat ke salah satu pasar wisatawan mancanegara yang potensial.
Koster menyambut baik rencana tersebut. Ia bahkan menyatakan ketertarikannya untuk menghadiri acara penyambutan penerbangan perdana Starlux pada 1 Oktober mendatang.
Menurut Koster, penguatan konektivitas udara merupakan salah satu faktor penting dalam membuka sekaligus memperkuat pasar wisatawan mancanegara. Karena itu, penerbangan langsung Taipei–Bali diharapkan tidak berhenti sebagai tambahan rute penerbangan, tetapi menjadi pengungkit bagi perkembangan pariwisata Bali.
Optimisme serupa disampaikan David Lin. Ia melihat tingginya minat masyarakat Taiwan untuk melakukan perjalanan ke luar negeri sebagai peluang yang dapat dimanfaatkan Bali.
“Dengan penerbangan langsung (direct flight) dari Taiwan ke Bali, diharapkan kunjungan wisatawan asal Taiwan ke Bali bisa terus meningkat,” ujar David.
Pembukaan kembali rute langsung tersebut dinilai memiliki arti strategis. Selain memudahkan wisatawan Taiwan datang ke Bali, konektivitas udara juga dapat memperkuat posisi Bali sebagai salah satu destinasi pilihan utama bagi pasar wisatawan Taiwan.
Momentum ini sekaligus memberikan ruang bagi Bali untuk memperluas promosi pariwisata di Taiwan. Dengan akses penerbangan yang lebih langsung, peluang untuk meningkatkan arus wisatawan, memperpanjang masa tinggal, serta mendorong belanja wisatawan di Bali menjadi semakin terbuka.
Pertemuan Koster dan David Lin menjadi langkah awal untuk memperkuat komunikasi antara Pemerintah Provinsi Bali dan TETO Surabaya. Penguatan hubungan tersebut diharapkan dapat berkembang ke berbagai sektor, dengan pariwisata sebagai salah satu bidang yang paling prospektif.
Rencana penerbangan perdana Taipei–Denpasar pada 1 Oktober 2026 pun menjadi momentum penting. Bagi Bali, kembalinya konektivitas langsung dengan Taiwan bukan sekadar soal bertambahnya akses penerbangan, melainkan peluang untuk merebut kembali dan memperbesar pasar wisatawan Taiwan.
Pertemuan Koster dan David Lin ditutup dengan pertukaran cendera mata antara kedua pihak.
Writer: Francelino
Editor: Francelino



