Internasional

Inilah Intensi Doa Paus Leo XIV untuk Bulan September

Notes:
“Intensi doa Paus Leo XIV untuk bulan September adalah mengenai pelestarian air.”

Vatican City, SINARTIMUR.co.id – Inilah intensi doa Paus Leo XIV untuk bulan September. Intensi doa Paus Leo XIV untuk bulan September adalah mengenai kepedulian terhadap air.

“Bayangkan hari musim panas yang terik; setelah bekerja keras atau berjalan jauh, Anda akhirnya meneguk air yang sejuk. Rasakan bagaimana kelegaan dan energi mengalir ke seluruh tubuh Anda,” ujar Bapa Suci dalam sebuah video yang dirilis pada 1 September di X.

Paus menambahkan: “Momen-momen seperti ini mengingatkan kita betapa besarnya anugerah air bersih; namun, 1 dari 4 orang di seluruh dunia masih kekurangan air minum yang aman. Seluruh komunitas dan bangsa membutuhkan tindakan serta doa kita demi kepedulian terhadap air, agar mereka dapat merasakan kelegaan yang membawa berkat.”

Dalam video lengkap yang dibagikan di situs web Jaringan Doa Sedunia Paus (*Pope’s Worldwide Prayer Network*), Paus Leo melafalkan doa orisinal yang ditulis khusus untuk intensi doa bulan ini:

Tuhan Sumber Kehidupan,

Engkau telah menganugerahkan air kepada kami,

sumber kesuburan, kesegaran, dan harapan.

Air melepas dahaga, menyuburkan bumi, dan memulihkan luka.

Kami bersyukur kepada-Mu,

karena air juga merupakan lambang rahmat dan kasih-Mu

yang memperbarui kami melalui pembaptisan.

Hari ini kami memohon agar Engkau mengajar kami untuk menjaganya

dengan penuh rasa syukur, keadilan, dan tanggung jawab.

Ampunilah kami karena telah menjadikannya sekadar komoditas,

dan melupakan bahwa air adalah anugerah semesta,

hak tanpa batas, yang diperuntukkan bagi semua anak-anak-Mu.

Dengan hati pedih, kami melihat begitu banyak saudara-saudari

yang kekurangan air bersih,

yang harus berjalan bermil-mil jauhnya untuk mendapatkannya,

dan yang jatuh sakit akibat kelangkaan air.

Semoga Roh-Mu menjadikan kami peziarah yang mengutamakan hal-hal hakiki,

mampu hidup dalam kesederhanaan,

menolak pemborosan dan pencemaran,

serta membela hak setiap saudara dan saudari

untuk minum tanpa rasa takut dan tanpa ketimpangan.

Semoga kepedulian kami terhadap air

menjadi tanda kasih bagi Sang Pencipta

dan wujud komitmen terhadap kehidupan kaum miskin,

serta mendidik generasi baru untuk menghargai

dan melindungi sumber daya Bumi.

Amin.”

Intensi doa Paus Leo XIV untuk bulan September adalah mengenai kepedulian terhadap air.

“Bayangkan hari musim panas yang terik; setelah bekerja keras atau berjalan jauh, Anda akhirnya meneguk air yang sejuk. Rasakan bagaimana kelegaan dan energi mengalir ke seluruh tubuh Anda,” ujar Bapa Suci dalam sebuah video yang dirilis pada 1 September di platform X.

Beliau menambahkan: “Momen-momen seperti ini mengingatkan kita betapa besarnya anugerah air bersih; namun, 1 dari 4 orang di seluruh dunia masih kekurangan air minum yang aman. Seluruh komunitas dan bangsa membutuhkan tindakan serta doa kita demi kepedulian terhadap air, agar mereka dapat merasakan kelegaan yang membawa berkat.”

Dalam video lengkap yang dibagikan di situs web *Pope’s Worldwide Prayer Network* (Jaringan Doa Sedunia Paus), Paus Leo melafalkan doa khusus yang disusun untuk intensi bulan ini:

Tuhan Sumber Kehidupan,

Engkau telah menganugerahkan air kepada kami,

sumber kesuburan, kesegaran, dan harapan.

Air melepas dahaga, menyuburkan bumi, dan memulihkan luka.

Kami bersyukur kepada-Mu,

karena air juga menjadi lambang rahmat dan kasih-Mu

yang memperbarui kami melalui pembaptisan.

Hari ini kami memohon agar Engkau mengajar kami untuk menjaganya

dengan penuh rasa syukur, keadilan, dan tanggung jawab.

Ampunilah kami yang telah menjadikannya sekadar komoditas,

dan melupakan bahwa air adalah anugerah semesta,

hak tanpa batas yang diperuntukkan bagi semua anak-anak-Mu.

Dengan hati pedih, kami melihat begitu banyak saudara-saudari

yang kekurangan air bersih,

yang harus berjalan bermil-mil jauhnya untuk mendapatkannya,

dan yang jatuh sakit akibat kelangkaannya.

Semoga Roh-Mu menjadikan kami peziarah yang mengutamakan hal-hal hakiki,

mampu hidup dalam kesederhanaan,

menolak pemborosan dan pencemaran,

serta membela hak setiap saudara-saudari

untuk minum tanpa rasa takut dan tanpa ketimpangan.

Semoga kepedulian kami terhadap air

menjadi tanda kasih bagi Sang Pencipta

dan wujud komitmen terhadap kehidupan kaum miskin,

serta mendidik generasi baru untuk menghargai

dan melindungi sumber daya Bumi.

Amin.”

Editor/Translator: Francelino
Sumber: EWTN NEWS

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button