SMSI Buleleng Lakukan Reshuffle Kepengurusan
Zulkipli Jadi Sekretaris, Pande Wismaya Jadi Bendahara

Quotation:
“Pemerintah Kabupaten Buleleng sangat mendukung keberadaan SMSI. Kami berharap, dengan adanya pembaruan kepengurusan ini, kolaborasi dan kemitraan strategis antara pemerintah daerah dan media siber dapat terjalin semakin kuat. Sinergi yang sehat ini penting untuk memastikan penyebaran informasi yang akurat dan membangun bagi masyarakat Buleleng,” tutur Gede Supriatna.
Singaraja, SINARTIMUR.co.id – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Buleleng di bawah kepemimpinan Francelino Xavier Ximenes Freitas melakukan reshuffle (pergantian) kepengurusan.
Dan Kamis (4/6/2026) digelar acara khusus penyerahan SK Penyegaran Personalia Kepengurusan SMSI Kabupaten oelh Ketua SMSI Provinsi Bali, Emanuel Dewata Oja alias Edo, bertempat di Gedung Unit IV Pemkab Buleleng di Jalan Pahlawan No 1 Singaraja. Dengan demikian SMSI Kabupaten Buleleng resmi melakukan pembaruan struktur kepengurusan guna menyegarkan kembali roda organisasi.
Penyerahan SK itu disaksikan oleh Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna didampingi Kadiskominfosanti Suharta, Dirut Perumda Air minum Tirta Hita Buleleng, Ketua PWI Buleleng, Kepala RRI Singaraja, Pimpinan Radio Nuansa Giri, Presiden KJB, Kabag Humas dan Pengawasan Sekreatriat DPRD Buleleng, Kasi Humas Polres Buleleng serta jajaran kehumasan Pemerintah Kabupaten Buleleng.

Ketua SMSI Kabupaten Buleleng, Francelino Xavier Ximenes Freitas, menjelaskan bahwa pembaruan SK dan penataan ulang struktur ini merupakan langkah penting dalam berorganisasi. Ia mengibaratkan momentum ini seperti penataan kabinet yang bertujuan untuk memulihkan momentum dan memompa kembali semangat kebersamaan seluruh jajaran pengurus.
Menurut Francelino, langkah penyegaran ini diambil berdasarkan hasil rapat internal pada 13 April 2026 demi memastikan seluruh lini organisasi berjalan selaras dengan visi dan misi yang telah disepakati sejak awal. Penataan ulang ini diharapkan mampu membawa energi baru bagi SMSI Buleleng dalam menghadapi tantangan media digital ke depan.
“Ini adalah strategi yang kami lakukan untuk membangkitkan kembali semangat rintisan di SMSI Buleleng. Dalam organisasi, kerja tim dan keselarasan visi adalah hal yang utama agar lembaga dapat berjalan optimal. Melalui momentum ini, kami ingin menegaskan komitmen profesionalisme tersebut,” ujar Francelino.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Buleleng yang selama ini memberikan dukungan ruang dan kerja sama yang baik terhadap ekosistem media siber setempat.

Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, memberikan sambutan positif atas pengukuhan pengurus baru SMSI Buleleng. Supriatna menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah untuk senantiasa mendukung perkembangan industri media siber yang sehat dan kredibel di wilayahnya.
“Pemerintah Kabupaten Buleleng sangat mendukung keberadaan SMSI. Kami berharap, dengan adanya pembaruan kepengurusan ini, kolaborasi dan kemitraan strategis antara pemerintah daerah dan media siber dapat terjalin semakin kuat. Sinergi yang sehat ini penting untuk memastikan penyebaran informasi yang akurat dan membangun bagi masyarakat Buleleng,” tutur Gede Supriatna.
Menurut Gede Supriatna, perkembangan media siber tidak dapat dipisahkan dari kemajuan teknologi dan perubahan perilaku masyarakat dalam mengakses informasi. Keberadaan media digital juga membuka ruang yang lebih luas bagi insan pers untuk mengembangkan usaha media sekaligus mengekspresikan gagasan secara lebih mandiri.
Ia berharap kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Buleleng dan media dapat terus diperkuat. Pemerintah, kata dia, membutuhkan peran pers yang objektif dan berimbang untuk menyampaikan informasi pembangunan sekaligus memberikan kritik yang konstruktif bagi penyelenggaraan pemerintahan.

“Saya berharap buat teman-teman di SMSI supaya tetap bisa menjaga objektivitas dan keberimbangan dalam memuat sebuah produk informasi. Kami di Kabupaten Buleleng tidak alergi apabila ada pemberitaan yang memberikan kritik atau masukan kepada kami tentunya dengan objektivitas. Hal itu juga bisa lebih menguatkan kami dalam menjalankan program-program pembangunan di Kabupaten Buleleng,” ujarnya.
Ketua SMSI Provinsi Bali, Emanuel Dewata Oja, turut memberikan apresiasi tinggi atas dinamika organisasi yang berjalan dinamis dan matang di Buleleng. Ia mengaku bangga karena penyerahan SK pembaruan ini mendapat perhatian dan dukungan penuh dari jajaran eksekutif daerah.
“Kehadiran Bapak Wakil Bupati beserta para pejabat daerah dalam penyerahan SK ini merupakan bentuk apresiasi nyata atas posisi strategis yang dimiliki oleh rekan-rekan SMSI di Buleleng,” ungkap pria yang akrab disapa Edo ini.
Edo menilai penataan pengurus sebagai bentuk kedewasaan dalam mengelola roda organisasi agar tetap relevan dan kokoh. Ia juga mengomentari pergantian seragam baru pengurus SMSI Buleleng yang kini didominasi warna biru, menggantikan warna hitam sebelumnya. Menurutnya, transisi visual ini membawa filosofi kesejukan dan ketenangan air, mencerminkan babak baru organisasi yang lebih harmonis dan penuh energi positif.

Edo menegaskan bahwa SMSI memiliki standar yang jelas dalam menerima anggota. Menurutnya, setiap perusahaan media yang bergabung harus melalui proses verifikasi dan memiliki badan hukum yang sah sehingga dapat dipertanggungjawabkan secara kelembagaan.
“Yang seperti itu sekarang kebanyakan dan itu tantangan bagi kita. Di SMSI jelas tidak ada. Karena masuk anggota SMSI harus diverifikasi. Minimal punya badan hukum. Badan hukum yang tak ada yang gini dan sebagainya,” ujarnya.
Emanuel juga menyoroti pentingnya edukasi bagi berbagai pihak dalam memahami hubungan antara media dan narasumber. Menurutnya, SMSI tidak hanya berfokus pada penguatan perusahaan media, tetapi juga berupaya mencegah munculnya konflik yang dapat merugikan kedua belah pihak.
“Artinya apa? Kiat kami adalah mencegah konflik jangan sampai terjadi antara media dengan narasumber. Lebih baik kita cegah lebih dini daripada kemudian berproses panjang akhirnya jadi dendam. SMSI ingin melakukan tindakan-tindakan preventif,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Emanuel menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Buleleng yang selama ini dinilai memberikan dukungan dan ruang komunikasi yang baik bagi insan pers. Dukungan tersebut dinilai penting dalam menjaga hubungan yang sehat antara pemerintah daerah dan media.

Acara kemudian diakhiri dengan sesi ramah tamah dan pembacaan pantun bersama, mempertegas hangatnya hubungan sinergis antara komunitas pers, organisasi media, dan Pemerintah Kabupaten Buleleng.
Susunan Pengurus SMSI Kabupaten Buleleng Masa Bakti 2024-2027 hasil reshuffle menempatkan Bupati Buleleng, Ketua DPRD Kabupaten Buleleng, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng sebagai Dewan Penasehat. Sementara Dewan Pengurus dipimpin Ketua Drs Francelino Xavier Ximenes Freitas, MA, didampingi Sekretaris Muhammad Zulkipli dan Bendahara Pande I Putu Wismaya, bersama jajaran bidang organisasi dan keanggotaan, usaha dan hubungan antar lembaga, IT dan cek fakta, advokasi, penelitian dan pengembangan SDM, serta komunikasi dan humas.
Editor: Tim SINARTIMUR.co.id
Sumber: Humas SMSI Buleleng/Tim Pemberitaan Dinas Kominfosanti Buleleng



