Ekonomi & Bisnis

Program “Berbelanja dan Berbagi” PKK Bali: Jadi Host, Buleleng Gelar Rakor Pelaksanaan Pasar Rakyat PKK

Quotation:
“Mari kita sukseskan kegiatan ini bersama-sama. Dengan persiapan yang matang dan kerja sama seluruh pihak, Pasar Rakyat PKK tidak hanya menjadi ajang promosi produk lokal, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat,” ucap Ny. Wardhany Sutjidra.

Singaraja, SINARTIMUR.co.id – Pemerintah Kabupaten Buleleng menggelar rapat koordinasi pelaksanaan Pasar Rakyat PKK Provinsi Bali IV Tahun 2026 bertema “Berbelanja dan Berbagi” di Ruang Rapat Rumah Jabatan Bupati Buleleng, Selasa (2/6). Rapat ini dilaksanakan untuk memantapkan persiapan pelaksanaan kegiatan yang akan digelar pada 5 Juni 2026 di Lapangan Taman Kota Ngurah Rai, Singaraja.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana Kabupaten Buleleng (PMDPPKB) selaku Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memfasilitasi kegiatan tersebut memaparkan berbagai aspek teknis pelaksanaan. Kepala Dinas PMDPPKB Kabupaten Buleleng, Made Supartawan, menjelaskan bahwa penyelenggaraan Pasar Rakyat PKK akan dilaksanakan secara kolaboratif dengan melibatkan sejumlah OPD terkait guna memastikan kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Pasar Rakyat PKK Provinsi Bali IV Tahun 2026 direncanakan akan dihadiri langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster. Kegiatan ini akan melibatkan 123 pelaku usaha yang bergerak di bidang hasil pertanian, kuliner, olahan pangan, serta industri kecil dan menengah (IKM). Selain menjadi sarana promosi produk lokal, kegiatan ini juga akan diisi dengan penyerahan bantuan kepada 100 penerima manfaat.

Dalam rapat koordinasi tersebut, Ny. Wardhany Sutjidra memberikan sejumlah arahan dan penekanan kepada seluruh panitia serta OPD yang terlibat agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan sukses dan memberikan kesan terbaik bagi para pengunjung maupun tamu yang hadir.

Ia menegaskan bahwa produk kuliner yang ditampilkan harus mencerminkan kekhasan Kabupaten Buleleng. Selain itu, produk halal dan nonhalal harus dipisahkan secara jelas guna memberikan kenyamanan bagi masyarakat.

Para pendamping juga diminta memahami secara menyeluruh lokasi kegiatan serta fokus dalam mendampingi tamu selama acara berlangsung. Ny. Wardhany juga mengingatkan agar seluruh pelaku usaha telah melakukan persiapan secara matang paling lambat sehari sebelum kegiatan berlangsung, sementara sarana dan prasarana harus dipersiapkan dengan baik dan rapi untuk mendukung kelancaran acara.

Terkait produk yang dipasarkan, ia meminta agar dilakukan kurasi terhadap barang yang dijual sehingga kualitas tetap terjaga dan harga yang ditawarkan dapat lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Mengingat pelaksanaan kegiatan berdekatan dengan Hari Raya Besar Agama Hindu, ketersediaan hasil pertanian juga menjadi perhatian agar tetap mencukupi kebutuhan masyarakat.

Selain itu, sebagai bagian dari upaya mendukung pelestarian lingkungan, Ny. Wardhany menegaskan agar kegiatan tidak menggunakan bahan berbasis plastik sekali pakai. Pengelolaan sampah juga harus diperhatikan dengan menyediakan tempat sampah terpisah untuk sampah organik dan anorganik. Sementara itu, seluruh pelaku usaha kuliner diharapkan tetap menjaga kualitas dan keamanan makanan yang disajikan kepada pengunjung.

Menutup arahannya, Ny. Wardhany mengajak seluruh pihak untuk memperkuat koordinasi dan kerja sama guna menyukseskan Pasar Rakyat PKK Provinsi Bali ke-IV Tahun 2026 di Kabupaten Buleleng.

“Mari kita sukseskan kegiatan ini bersama-sama. Dengan persiapan yang matang dan kerja sama seluruh pihak, Pasar Rakyat PKK tidak hanya menjadi ajang promosi produk lokal, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat,” tegasnya.

Writer: Francelino
Editor: Francelino

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button