Daerah

Jelang Buleleng Festival 2026, Dishub Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Agar Arus Kendaraan Tetap Lancar

Quotation:
“Tidak akan kami tutup total. Masih bisa berakses, namun kami akan mengalihkan kendaraan-kendaraan besar, kendaraan truk, kendaraan berbadan atau bersasis sumbu tiga ke tempat-tempat yang memang tidak memungkinkan untuk dilalui,” ujar Gunawan.

Singaraja, SINARTIMUR.co.id — Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Buleleng menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Buleleng Festival (BulFest) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 18–23 Agustus 2026.
Sejumlah ruas jalan di pusat Kota Singaraja akan mendapat pengaturan arus, terutama di sekitar lokasi kegiatan seperti Jalan Veteran, Jalan Ngurah Rai, dan Jalan Pahlawan.

Kepala Dishub Buleleng, Gede Gunawan Adnyana Putra, mengatakan rekayasa lalu lintas telah dikoordinasikan bersama Satlantas Polres Buleleng. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan mobilitas masyarakat tetap berjalan
selama festival berlangsung.

“Tidak akan kami tutup total. Masih bisa berakses, namun kami akan mengalihkan kendaraan-kendaraan besar, kendaraan truk, kendaraan berbadan atau bersasis sumbu tiga ke tempat-tempat yang memang tidak memungkinkan untuk dilalui,” ujar Gunawan saat dikonfirmasi, Selasa (11/8/2026).

Kendaraan Berat Dialihkan

Gunawan menjelaskan, pola pengaturan lalu lintas BulFest 2026 berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Penggunaan kawasan Catus Pata sebagai salah satu lokasi panggung utama membuat pengaturan arus lalu lintas perlu diperkuat.

Petugas akan ditempatkan di sejumlah titik yang dinilai berpotensi mengalami kepadatan. Kendaraan berat menjadi perhatian khusus karena volume pergerakannya cukup tinggi.

Untuk kendaraan dari arah selatan atau Denpasar menuju wilayah barat, arus dapat diarahkan melalui Jalan Mayor Metra, Jalan Gajah Mada, Jalan Dr. Sutomo, hingga Jalan Ahmad Yani.

Sementara kendaraan dari arah timur atau Karangasem menuju barat akan diarahkan melalui Jalan WR Supratman, Jalan Surapati, Jalan Hasanuddin, Jalan Dr. Sutomo, dan Jalan Ahmad Yani.

Dishub memperkirakan Jalan Ahmad Yani berpotensi mengalami peningkatan volume kendaraan karena menjadi salah satu jalur pengalihan.

Menurut Gunawan, sekitar 750–800 truk material dari arah Karangasem menuju Buleleng maupun Jembrana melintas setiap hari. Karena itu, pengaturan kendaraan berat dinilai penting untuk menjaga kelancaran arus selama BulFest.

Kendaraan dari arah timur menuju selatan akan diarahkan melalui Jalan WR Supratman, Jalan Sam Ratulangi, Jalan Setia Budi, Jalan Gempol, Jalan Gajah Mada, hingga Jalan Mayor Metra.

Dishub juga telah memasang sejumlah rambu petunjuk agar masyarakat lebih mudah mengikuti jalur alternatif yang telah disiapkan.

Rekayasa Lalu Lintas Dimulai Sebelum Festival

Pengaturan lalu lintas tidak hanya dilakukan ketika BulFest resmi dibuka. Aktivitas persiapan, seperti pemasangan panggung dan kegiatan bongkar muat, telah berlangsung di sejumlah lokasi.

Kondisi tersebut membuat potensi perlambatan arus kendaraan mulai terjadi sebelum rangkaian festival dimulai.

“Mulai sekarang akan ada ketersendatan arus lalu lintas di Jalan Veteran, Jalan Ngurah Rai dan Jalan Pahlawan. Kami sudah sepakat dengan Polres Buleleng bahwa tidak akan menutup total, tetapi pengaturan akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan,” kata Gunawan.

Dishub Buleleng mengimbau masyarakat untuk tetap nyaman beraktivitas selama BulFest dengan memperhatikan rambu-rambu dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

Pengendara juga diminta tidak memarkir kendaraan di sekitar Catus Pata maupun titik yang telah ditetapkan sebagai area steril.
Dengan rekayasa lalu lintas tersebut, masyarakat diharapkan tetap dapat menikmati berbagai rangkaian Buleleng Festival 2026 tanpa terganggu persoalan akses dan kepadatan kendaraan.

BulFest 2026 bukan hanya menjadi ruang hiburan dan promosi potensi Buleleng, tetapi juga momentum bagi masyarakat untuk menikmati geliat Kota Singaraja. Dengan pengaturan lalu lintas yang telah disiapkan, mobilitas warga dan pengunjung diharapkan tetap aman, tertib, dan lancar selama festival berlangsung.

Writer: Francelino
Editor: Francelino

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button