Nasional

Wabup Supriatna Tantang Pemuda Buleleng: “Buktikan Semangat Pahlawan lewat Pendidikan”

Quotation:
“Melalui dialog ini saya berharap pemuda-pemuda kita dapat membangun dirinya ke depan untuk mempersiapkan diri sebagai pribadi maupun generasi yang saat ini hidup di tengah situasi yang penuh tantangan dan ketidakpastian,” ujar Supriatna.

Singaraja, SINARTIMUR.co.id — Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna mengajak generasi muda tidak sekadar mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi memaknainya melalui tindakan nyata.

Menurut Supriatna, semangat perjuangan dan pengorbanan para pahlawan dapat diteruskan generasi muda melalui pendidikan, kedisiplinan, nasionalisme, serta kontribusi terhadap pembangunan daerah.

Pesan itu disampaikan Supriatna saat membuka Dialog Pemuda Tahun 2026 di Ruang Rapat Unit IV Kantor Bupati Buleleng, Kamis (8/10/2026).

Dialog tersebut mengusung tema “Memaknai Sumpah Pemuda melalui Pendidikan dan Aksi Nyata Generasi Muda”.

Kegiatan itu diharapkan menjadi ruang bagi generasi muda untuk berdiskusi sekaligus menggali gagasan mengenai peran pemuda di tengah berbagai tantangan yang dihadapi saat ini.

Pemuda Diminta Siapkan Diri

Supriatna mengatakan, perjuangan generasi muda saat ini berbeda dengan perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan.

Jika dahulu perjuangan dilakukan dengan mengorbankan tenaga, pikiran, bahkan nyawa, generasi muda saat ini memiliki tanggung jawab untuk mengisi kemerdekaan melalui peningkatan kualitas diri.

Salah satunya dilakukan dengan serius menempuh pendidikan dan membangun kedisiplinan.

“Melalui dialog ini saya berharap pemuda-pemuda kita dapat membangun dirinya ke depan untuk mempersiapkan diri sebagai pribadi maupun generasi yang saat ini hidup di tengah situasi yang penuh tantangan dan ketidakpastian. Itu yang terpenting,” ujar Supriatna.

Ia juga mengingatkan generasi muda agar tetap menjunjung tinggi nasionalisme dan jiwa patriotisme.

Menurut dia, semangat tersebut penting agar pemuda tidak kehilangan arah dalam menghadapi perubahan zaman.

Jangan Kehilangan Nilai Kebangsaan

Supriatna mengajak pemuda Buleleng untuk terus memegang teguh nilai-nilai kebangsaan sekaligus menyatukan gerak dan langkah dalam pembangunan. Ia menilai generasi muda memiliki posisi strategis karena akan menjadi bagian penting dari keberlanjutan pembangunan daerah dan bangsa.

“Harapan saya lewat kegiatan ini ada pemikiran-pemikiran dari pemuda-pemuda yang mengikuti dialog ini. Pemikiran yang bisa memberikan masukan buat kepentingan pembangunan di Buleleng,” kata dia.

Karena itu, dialog pemuda diharapkan tidak berhenti pada diskusi, tetapi menghasilkan gagasan yang dapat menjadi masukan bagi pemerintah daerah.
Supriatna juga mendorong generasi muda untuk memaknai semangat perjuangan para pahlawan sesuai dengan konteks zaman.

Pendidikan, disiplin, kreativitas, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial dinilai menjadi bagian dari cara generasi muda meneruskan cita-cita perjuangan bangsa.

Libatkan Mahasiswa hingga Pelajar

Dialog Pemuda 2026 tersebut dihadiri jajaran Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng, wartawan, serta peserta dari berbagai kalangan.

Peserta antara lain berasal dari mahasiswa, organisasi kepemudaan, serta pelajar SMA dan SMK se-Kabupaten Buleleng.

Keterlibatan berbagai kelompok pemuda tersebut diharapkan dapat memperluas ruang pertukaran gagasan mengenai pendidikan, kepemudaan, nasionalisme, dan pembangunan daerah.

Melalui dialog tersebut, Pemkab Buleleng mendorong generasi muda untuk tidak hanya menjadi penonton dalam pembangunan, tetapi ikut mengambil peran dengan bekal pendidikan, kedisiplinan, dan semangat kebangsaan.

Writer: Francelino
Editor: Francelino

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button