Uncategorized

Lomba Mewarnai dan LKBB Tongkat Semarakkan Hari Pramuka ke-65 di Buleleng

Quotation:
“Kegiatan eksplor dan berbagai program kami tunjukkan bahwa kegiatan Pramuka itu tidak hanya tepuk tangan, tidak hanya berkemah. Itu untuk menemukan kemandirian,” ujar Suartha.

Singaraja, SINARTIMUR.co.id – Semarak peringatan Hari Pramuka ke-65 di Kabupaten Buleleng, Bali, diwarnai dengan adu kreativitas dan ketangkasan. Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Buleleng menggelar Lomba Mewarnai untuk Pramuka Siaga dan Lomba Ketangkasan Baris-Berbaris (LKBB) Tongkat bagi Pramuka Penggalang di GOR Bhuana Patra, Rabu (26/8/2026).

Ketua Panitia, Made Suartha, mengatakan Lomba Mewarnai diikuti anggota Pramuka Siaga yang berasal dari tingkat sekolah dasar (SD) dari sembilan kecamatan di Kabupaten Buleleng.

Sebanyak 82 peserta yang mendaftar secara daring turut ambil bagian dalam lomba tersebut. Mereka menuangkan imajinasi dan kreativitas melalui gambar yang dibuat dalam suasana penuh antusias.

Menurut Suartha, lomba tersebut menjadi wadah bagi anggota Pramuka Siaga untuk mengembangkan kreativitas. Penilaian juga dilakukan secara terpisah antara peserta putra dan putri sesuai dengan prinsip satuan terpisah dalam Gerakan Pramuka.

Sementara itu, di arena berbeda, suasana lebih dinamis terlihat dalam LKBB Tongkat. Sebanyak 16 regu Pramuka Penggalang dari tingkat sekolah menengah pertama (SMP) beradu ketangkasan melalui gerakan baris-berbaris menggunakan tongkat Pramuka.

Para peserta dituntut menunjukkan ketepatan aba-aba, kekompakan formasi, serta keselarasan setiap gerakan.

“Tujuan kami mengarahkannya adalah menunjukkan kekompakan mereka, kemandirian mereka, dan kebersamaan mereka. Sehingga dengan kebersamaan dan kemandirian itu, mereka akan memberikan yang terbaik bagi diri mereka sendiri dan lingkungan,” kata Suartha.

Pramuka dan tantangan zaman

Suartha mengatakan rangkaian kegiatan Kwarcab Buleleng dalam memperingati Hari Pramuka tahun ini tidak hanya berfokus pada kegiatan tradisional kepramukaan.

Sejumlah kegiatan juga dirancang untuk menjawab perkembangan zaman, termasuk pemanfaatan teknologi digital. Salah satunya melalui turnamen e-sport Mobile Legends yang ditujukan bagi Pramuka Penggalang.

“Kegiatan eksplor dan berbagai program kami tunjukkan bahwa kegiatan Pramuka itu tidak hanya tepuk tangan, tidak hanya berkemah. Itu untuk menemukan kemandirian,” ujar Suartha.

“Di samping itu pula, kita ada sentuhan dengan teknologi, seperti misalnya turnamen e-sport Mobile Legends, justru itu yang kita lombakan untuk adik-adik di Penggalang,” lanjut dia.

Sebelum kegiatan lomba digelar, Kwarcab Buleleng juga telah menjalankan sejumlah program sosial. Di antaranya peluncuran Bumbu Kemanusiaan dan program Bedah Rumah.

Program Bedah Rumah tersebut, kata Suartha, telah mencapai sekitar 95 persen pengerjaan di Desa Banyuseri, Kecamatan Banjar, dan Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt.

Bekali generasi muda menuju Indonesia Emas 2045

Seluruh rangkaian kegiatan tersebut mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”.

Suartha mengatakan tema tersebut menjadi bagian dari upaya Pramuka memperkuat karakter generasi muda agar memiliki kemandirian, kepedulian sosial, serta kesiapan menghadapi tantangan masa depan.

Melalui kegiatan seni, teknologi digital, ketangkasan baris-berbaris, hingga aksi sosial, Kwarcab Buleleng berupaya menunjukkan bahwa kegiatan kepramukaan terus berkembang mengikuti kebutuhan zaman.

Pramuka tidak hanya menjadi ruang untuk melatih kedisiplinan dan kebersamaan, tetapi juga menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengasah kreativitas, kemandirian, serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
Dengan berbagai kegiatan tersebut, semangat Hari Pramuka di Buleleng menjadi momentum untuk menyiapkan generasi muda yang tangguh dan adaptif dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Setelah melalui penilaian, akhir hasil Lomba Menggambar menghasil juara. Untuk Kategori Lomba Menggambar Tingkat Siaga Putra, Juara I diraih Algibran Tristan Athalla (MI Tepadu Mardlatillah), Juara II direbut I Gusti Bagus Satya Paramartha (SD Negri 3 Bungkulan), Juara III direbut Kadek Aryandra Kori Praditha (SD Negeri 4 Tejakula), sedangkan Juara Harapan I diraih Khalvano Reagan Alfarief (MI Terpadu Mardlatillah), dan Juara Harapan II diraih oleh Komang Prabawa Aryaguna (SD Negeri 1 Paket Agung).

Para juara Lomba Menggambar Tingkat Siaga Putri masing-masing Kadek Ayunda Keisha Adnyani(SD Negeri 1 Baktiseraga) Juara I; Jacinda Azkayla Putri (MI Nurul Huda) Juara II, Putu Kayla Diandra Putri (SD Negeri 4 Kaliuntu) Juara III; Made Jia Hanindhiya (SD Negeri 1 Tinggarsari) Harapan I, dan Zivana Ramadhani Zulkarnain (MI Terpadu Mardltillah) Harapan II.

Writer: Francelino
Editor: Francelino

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button