Crosser Nasional Ramaikan Motocross Championship 2026 di Sirkuit Jatimas Bengkala

Quotation:
“Kalau event ini berkesinambungan, akan menjadi daya tarik bagi Buleleng. Selain sport tourism, juga meningkatkan UMKM di sekitarnya,” kata Sutjidra.
Kubutambahan, SINARTIMUR.co.id – Deru mesin dan aksi para crosser menggema di Sirkuit Jatimas, Desa Bengkala, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Bali.
Sebanyak 77 crosser ambil bagian dalam R-Joss 24 Bupati Buleleng Cup Grasstrack dan Motocross Championship 2026, Minggu (13/9/2026).

Tak sekadar diramaikan pembalap lokal, ajang ini juga menjadi panggung bagi sejumlah crosser nasional. Peserta datang dari berbagai daerah di Pulau Jawa, seperti DI Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, serta Bali.
Total 31 kelas diperlombakan selama dua hari, Sabtu (12/9) dan Minggu (13/9), dengan jumlah mencapai 207 starter. Persaingan pun berlangsung meriah karena kejuaraan ini menjadi salah satu wadah kompetisi grasstrack dan motocross di wilayah Jawa-Bali.
Ketua Panitia yang juga Ketua IMI Korwil Buleleng, I Gede Purnawan, mengatakan tingginya antusiasme peserta tak lepas dari minimnya kejuaraan serupa di kawasan Jawa-Bali. Bahkan, sejumlah atlet nasional ikut turun.
Buleleng sendiri menurunkan 20 crosser. Mayoritas merupakan pembalap usia muda yang diproyeksikan sebagai bibit untuk jangka panjang.
“Kejuaraan ini juga bisa memutar roda perekonomian di Buleleng. Selanjutnya, kami akan adakan pada Maret, bertepatan dengan HUT Kota Singaraja. Sebab, bulan-bulan ini terkendala air dan angin yang cukup kencang,” ujar Penasehat R-Joss 24, I Nyoman Sunarta.

Tiga Pejabat Ikut Turun Lintasan
Yang menarik, bukan hanya para crosser yang merasakan panasnya Sirkuit Jatimas. Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna, Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna alias Ipat, serta Dandim 1609/Buleleng Letkol Inf Achmad Setyawan Syah ikut menjajal lintasan.
Letkol Achmad langsung membuka gas motor trailnya. Wabup Supriatna dan Ipat menyusul dari belakang. Meski sama-sama bukan pembalap profesional, keduanya tetap berani merasakan tantangan lintasan.
Supriatna dan Ipat, yang juga sama-sama menjabat Ketua Umum KONI di daerah masing-masing, memilih menyelesaikan satu putaran. Sementara Letkol Achmad tampil lebih agresif. Penguasaan medannya terlihat cukup baik hingga mampu menuntaskan dua putaran.
Aksi tersebut menjadi warna tersendiri di tengah gelaran balap. Para pejabat ikut merasakan langsung sensasi melibas lintasan, sekaligus menunjukkan dukungan terhadap perkembangan olahraga otomotif di Buleleng.

Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra berharap kejuaraan tersebut tidak berhenti sebagai event sesaat. Jika digelar secara berkesinambungan, ajang ini diyakini bisa menjadi magnet baru bagi wisatawan sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.
“Kalau event ini berkesinambungan, akan menjadi daya tarik bagi Buleleng. Selain sport tourism, juga meningkatkan UMKM di sekitarnya,” kata Sutjidra.
Writer: Francelino
Editor: Francelino



