Musorprov Bali: Sing Ada Lawan, Giri Prasta Kandidat Tunggal Ketua Umum KONI Bali

Quotation:
“Pembinaan pelatih dan atlet sekarang ini sudah bagus. Namun perlu dilakukan evaluasi internal, pengurus, venues, hingga sarana dan prasarana yang ada,” ucap Giri Prasta.
Denpasar, SINARTIMUR.co.id – Sing ada lawan, Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta menjadi kandidat tunggal Ketua Umum KONI Provinsi Bali pada Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) Bali mendatang.
Ini sebagaimana diprediksi media ini sebelumnya bahwa begitu mantan Bupati Badung ini mengambil sebagai kandidat maka dua kandidat lainnya yang telah mengambil formulir terlebih dahulu bakal “menyerah tanpa syarat”.
Dan prediksi media ini terbukti. Dari tiga kandidat yang mengambil formulir pendaftaran, ternyata hanya Wagub Bali I Nyoman Giri Prasta menyerahkan kembali formulir/berkas pendaftaran sebagai kandidat ketua umum KONI Bali masa bakti 2026-2030.
Penyerahan formulir dilakukan di hari terakhir Senin (9/3/2026) siang di Sekretariat KONI Bali. Saat itu, Wagub Nyoman Giri Prasta didampingi Ketua Umum (Ketum) KONI Klungkung Anak Agung Gde Anom selaku koordinator KONI Kabupaten/Kota se-Bali dan Ketum KONI Badung I Made Sutama.
Mereka diterima langsung Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP), Maryoto Subekti, Fredrik Billy (wakil ketua), Ida Bagus Dipta (sekretaris) dan dua anggotanya.
”Kehadiran langsung Pak Giri Prasta menyerahkan formulir pendaftaran di tengah kesibukannya sebagai Wagub Bali, merupakan bentuk keseriusan beliau memimpin KONI Bali ke depan,” ucap Maryoto.
Diceritakan Maryoto, sebelumnya terdapat tiga figur yang mengambil formulir pedaftaran. Selain Wagub Giri Prasta, yakni Anak Agung Ngurah Maha Diptha dan incumbent I Gusti Ngurah Oka Darmawan.
Namun kedua nama terakhir, mundur setelah Giri Prasta juga mengambil formulir. “Dengan demikian Giri Prasta sah sebagai kandidat tungggal ketum KONI Bali 2026-2030,” tandas Maryoto.
Pada kesempatan itu, Ketua KONI Badung Made Sutama mengatakan, Wagub Giri Prasta didukung penuh 76 pemegang hak suara (votter) yang terdiri dari 62 pengprov cabor prestasi, 5 pengprov cabor fungsional dan 9 KONI Kabupaten/Kota.
Jadi, Giri Prasta sesungguhnya sudah menjadi Ketua Umum KONI Bali 2026-2030, secara de jure tinggal menunggu ketok palu sebagai ketum KONI Bali, yang akan ditentukan pada Musyawarah Olaharaga Provinsi (Musorprov) KONI Bali, Senin (23/3/2026) mendatang di Gedung Wiswa Sabha Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar.
Sementara itu, Wagub Giri Prasta mengatakan dirinya bakal membawa organisasi KONI Bali ini lebih profesional, solid, dan mandiri. “Pembinaan pelatih dan atlet sekarang ini sudah bagus. Namun perlu dilakukan evaluasi internal, pengurus, venues, hingga sarana dan prasarana yang ada,” tegasnya.
Sebelumnya, bakal calon Agung Maha Diptha mengatakan dirinya tidak melanjutkan pendaftaran, dan dirinya sepenuhnya mendukung langsung Wagub Giri Prasta memimpin KONI Bali melalui Musprov.
Di tempat terpisah, Ketua Umum KONI Bali 2022-2026 I Gusti Ngurah Oka Darmawan sebelumnya mengatakan bahwa dirinya tidak melanjutkan tahapan pencolanan sebagai bakal calon ketum KONI Bali periode 2026-2030.
Oka Darmawan juga menyerahkan dukungan penuh kepada Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta sebagai bakal calon Ketua Umum KONI Bali empat tahun ke depan. “Sekarang baru proses bakal calon. Saya dengan senang hati serta hati yang tulus, tidak akan melanjutkan proses bakal calon,” ungkap Oka Darmawan.
Oka Darmawan mengajak semua pihak menyukseskan pemilihan ketua umum dalam Musprov KONI Bali yang bakal digelar pada tanggal 23 Maret 2026. “Musprov ini untuk mencari figur yang bisa membawa olahraga yang lebih baik, karenanya mari kita semua pihak menciptakan situasi yang kondusif,” ujar Oka Darmawan.
Ia yakin KONI Bali di bawah kepemimpinan Wagub Giri Prasta bakal lebih berprestasi, karena figur tersebut memiliki berbagai pengalaman, termasuk juga kepedulian terhadap olahraga. “KONI Bali perlu leadership yakni sosok Pak Giri Prasta,” pungkasnya.
Editor: Francelino
Sumber: KONI Bali



