Pendidikan

Rektor Undiksha Prof.Lasmawan: “Wartawan Berperan Besar Dalam Mempromosi Undiksha”

Quotation:
“Pekerjaan Wartawan diibaratkan “Setajam Silet” karena pena atau beritanya mampu mengupas kebenaran yang ditutupi, mengungkap fakta-fakta secara skurat,” ucap Prof Lasmawan.

Singaraja, SINARTIMUR.co.id – Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) tetap menjaga ritme persabahatan dengan pers di Buleleng.

Senin (8/6/2026) Rektor Undiksha Prof Dr Wayan Lasmawan, S.Pd, M.Pd,bersama para wakil rektor kembali berjumpa dengan insan pers di Buleleng melalui acara Jumpa Pers di Ruang Ganesha I, lantai II Rektorat, Undiksha Singaraja, Prof Lasmawan mengatakan, Wartawan memiliki peran yang sangat strategis, selain menyampaikan informasi kepada masyarakat, baik berita, pendidikan, juga memiliki fungsi kontrol.

“Pekerjaan Wartawan diibaratkan “Setajam Silet” karena pena atau beritanya mampu mengupas kebenaran yang ditutupi, mengungkap fakta-fakta secara skurat,” tandas Lasmawan.

Kedepan kualitas layanan tetap menjadi perhatian Lembaga. Undiksha, saat ini memiliki jumlah mahasiswa asing terbanyak. Untuk itu, peningkatan sarana dan prasarana, penataan ruang belajar, lingkungan terus dilakukan secara serius. Ini penting, kata Lasmawan guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada anak didik.

Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja menyiapkan daya tampung sebanyak 8.484 mahasiswa baru untuk tahun akademik 2026/2027. Salah satu PTN yang sudah dikenal di Bali ini, yakni Undiksha menargetkan menerima mahasiswa sekitar 6.000 hingga 6.500 mahasiswa baru hingga seluruh tahapan seleksi berakhir pada akhir Juli mendatang.

Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Gede Rasben Dantes, menjelaskan daya tampung sebanyak 8.484 mahasiswa baru itu disusun berdasarkan kapasitas ruang kuliah. “Selain itu, berdasarkan ketersediaan dosen, serta ketentuan dari Kementerian Pendidikan Tinggi yang memungkinkan setiap program studi menambah kuota hingga 30 mahasiswa setiap tahun,” ujarnya.

“Target realistis yang kami pasang sekitar 6.500 mahasiswa baru, karena angka itu sudah cukup untuk mendukung operasional kampus selama satu tahun,” imbuh Prof Rasben.

Hingga saat ini, Undiksha telah menyelesaikan dua jalur seleksi nasional. Pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Undiksha menerima 2.662 calon mahasiswa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.360 orang atau sekitar 88 persen telah melakukan pendaftaran ulang.

Prof Rasben, mengatakan, angka daftar ulang tersebut tergolong tinggi. Sebagian besar peserta yang tidak melanjutkan registrasi diduga memilih melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi swasta karena tidak memperoleh program studi yang diinginkan.

Sedangkan melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), Undiksha memperoleh 2.420 calon mahasiswa yang dinyatakan lulus. Kampus masih menunggu proses pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan registrasi ulang yang diumumkan mulai 9 Juni 2026. “Biasanya sekitar 90 persen melakukan daftar ulang. Sebagian lainnya memilih tidak melanjutkan sehingga masih memiliki kesempatan mengikuti seleksi mandiri,” jelasnya.

Dengan hasil dua jalur nasional tersebut, Undiksha telah mengantongi 5.082 calon mahasiswa yang dinyatakan lulus seleksi. Namun, jumlah siswa yang benar-benar tercatat sebagai siswa baru masih bergantung pada proses registrasi ulang.

Undiksha masih membuka sejumlah jalur mandiri hingga 30 Juni 2026. Jalur tersebut meliputi Computer Based Test (CBT) luring, CBT berbasis domisili untuk peserta luar Bali, jalur rapor, jalur skor UTBK, jalur kepemimpinan, talent scouting bagi atlet dan seniman berprestasi, serta jalur khusus bagi lulusan Laboratorium Sekolah Undiksha.

Jumlah peserta yang telah mengikuti seleksi CBT, baik secara langsung maupun berbasis domisili mencapai 552 orang. Angka tersebut diperkirakan masih akan bertambah karena pendaftaran sejumlah jalur mandiri masih berlangsung.

Writer: Francelino
Editor: Francelino

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button