Bupati Sutjidra Pastikan Jemaah Haji Buleleng Tunaikan Ibadah dengan Sehat dan Selamat
Bupati Sutjidra Lepas 108 Jemaah Haji ke Tanah Suci via Embarkasi Surabaya

Quotation:
“Kami berpesan agar seluruh jemaah menjaga nama baik daerah dan bangsa Indonesia dengan menunjukkan sikap santun, disiplin, serta saling tolong-menolong selama berada di Tanah Suci,” ucap Bupati Sutjidra.
Singaraja, SINARTIMUR.co.id – Pemerintah Kabupaten Buleleng terus memperkuat komitmennya dalam memastikan jemaah haji asal Buleleng dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan sehat selama berada di Tanah Suci. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan pelayanan, pendampingan, hingga pemantauan kesehatan jemaah sebelum keberangkatan. Hal itu disampaikan Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra saat melepas keberangkatan Jemaah Haji Kabupaten Buleleng Tahun 1447 Hijriah di Masjid Agung Jami’ Singaraja, Jumat (8/5/2026).
Sebanyak 108 jemaah bersama satu orang pemandu haji daerah diberangkatkan menuju embarkasi Surabaya sebelum melanjutkan perjalanan ke Mekkah. Di antara ratusan jemaah tersebut, terdapat jemaah tertua berusia 86 tahun asal Desa Pegayaman yang telah dinyatakan layak berangkat setelah melalui pemeriksaan kesehatan.
Ditemui usai pelepasan, Bupati Sutjidra menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan pendampingan bagi jemaah haji. Menurutnya, jumlah jemaah asal Buleleng yang terus meningkat setiap tahun membuat kebutuhan petugas pendamping menjadi semakin penting, terutama bagi jemaah lanjut usia maupun jemaah yang membutuhkan perhatian khusus.
“Kami memiliki komitmen menambah petugas haji daerah karena jumlah jemaah terus meningkat. Tahun lalu satu petugas mendampingi sekitar 80 jemaah dan itu sangat kewalahan,” jelas Bupati Sutjidra.
Ia menambahkan, pemerintah daerah sebenarnya telah menganggarkan penambahan petugas haji daerah. Namun, proses seleksi dilakukan secara ketat untuk memastikan petugas yang ditugaskan benar-benar memenuhi persyaratan dan mampu memberikan pelayanan maksimal selama pelaksanaan ibadah haji.

Selain memperkuat pendampingan, Pemerintah Kabupaten Buleleng juga memberikan perhatian khusus terhadap kondisi kesehatan jemaah. Bupati Sutjidra menilai keberangkatan jemaah berusia 86 tahun menjadi gambaran meningkatnya kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Buleleng.
“Ada sekitar 16 jemaah yang memerlukan bantuan dan perhatian khusus selama pelaksanaan ibadah haji. Untuk itu, pendampingan terus kami koordinasikan bersama petugas dan pihak terkait,” tambahnya.
Lebih lanjut, Bupati Sutjidra mengingatkan seluruh jemaah agar menjalankan ibadah dengan penuh rasa syukur serta menjaga sikap selama berada di Tanah Suci. Ia berharap para jemaah tidak hanya fokus menjalankan rangkaian ibadah, tetapi juga mampu menjadi representasi yang baik bagi daerah dan bangsa Indonesia.
“Kami berpesan agar seluruh jemaah menjaga nama baik daerah dan bangsa Indonesia dengan menunjukkan sikap santun, disiplin, serta saling tolong-menolong selama berada di Tanah Suci,” imbuhnya.
Writer: Francelino
Editor: Francelino



