Angarta Tenaya Jadi Dirut, Made Sulistiawan Jabat Dirops, dan Komang Sonni Jadi Dirkeu
Akhirnya Perumda Pasar Argha Nayottama Miliki Direksi Baru

Quotation:
”Sudah diumumkan dan langsung ke masing-masing peserta. Pak bupati bersama dirut terpilih, bersama-sama menentukan dirops dan dirkeu. Berita acaranya diserahkan ke pansel, kemudian diumumkan,” ucap Ketua Pansel, Gede Suyasa.
Singaraja, SINARTIMUR.co.id – Panitia Seleksi (Pansel) Direksi Perumda Pasar Argha Nayottama akhirnya mengumumkan tiga orang yang dinyatakan layak dan pantas menjadi direktur utama, direktur operasional, dan direktur keuangan. Hasil akhir seleksi ini disampaikan melalui Pengumuman Nomor 46/Pansel-Direksi/VI/2026 pada Selasa (23/6) pukul 16.00 Wita yang ditandatangani langsung Ketua Pansel yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Buleleng, Gede Suyasa.
Berdasarkan pengumuman hasil akhir penerimaan calon anggota direksi Perusahaan Umum Daerah Pasar Argha Nayottama, yang ditetapkan menjadi Direktur Utama Terpilih yaitu I Ketut Mas Angarta Tenaya, Direktur Operasional Terpilih yakni I Made Sulistiawan, dan Direktur Keuangan terpilih yakni Komang Sonni.
Untuk diketahui, Angarta Tenaya merupakan eksternal yang pernah menjabat di lembaga perbankan. Sedangkan dua lagi merupakan internal Perumda Pasar Argha Nayottama, yakni Sulistiawan sebelumnya Kepala Satuan Pengawas Pengawas (SPI) dan Sonni sebelumnya menjabat kepala bagian keuangan.
”Sudah diumumkan dan langsung ke masing-masing peserta. Pak bupati bersama dirut terpilih, bersama-sama menentukan dirops dan dirkeu. Berita acaranya diserahkan ke pansel, kemudian diumumkan,” ujar Suyasa.
Sementara itu, Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra yang juga Kuasa Pemilik Modal (KPM) Perumda Pasar Argha Nayottama mengatakan, tiga orang yang terpilih dari lima besar merupakan terbaik dari yang terbaik. Apalagi semuanya diakui memiliki integritas, latar belakang kemampuan, akademis, manajerial, hingga solusi-solusi apabila perusahaan tersebut mengalami masalah.

Ia juga menegaskan kepada para direksi terpilih, agar tidak melakukan perbuatan tercela hingga KKN. Bahkan mereka bertanggung jawab atas tujuh klausul perjanjian, jika dilanggar salah satunya maka harus mengundurkan diri.
”Kami transparan dan realistis. Dari hasil Computer Assisted Testing (CAT) sudah dipublish dan kelihatan lima besar. CAT kan transparan,” tegas Bupati Sutjidra menjawab pertanyaan titipan orang untuk direksi.
Ia juga menegaskan, direksi baru ini harus segera menyelesaikan masalah internal yang disebut sudah kronis. Harapannya dengan gaya kepemimpinan dan komunikasi yang baru, setidaknya permasalahan-permasalahan itu bisa diselesaikan. Muaranya, Perumda Pasar Argha Nayottama dipercaya masyarakat.
Writer: Francelino
Editor: Francelino



