10 Badan Publik di Buleleng Jalani Visitasi Monev KIP 2026

Quotation:
“Harapan kami seluruh badan publik peserta di Kabupaten Buleleng adalah badan publik yang informatif,” ujar Dewa Nyoman Suardana.
Singaraja, SINARTIMUR.co.id – Sebanyak 10 badan publik di Kabupaten Buleleng, Bali, mulai menjalani tahapan visitasi dalam Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik (KIP) 2026.
Visitasi dilakukan setelah seluruh peserta menyelesaikan pengisian Self Assessment Questionnaire (SAQ) dan mengirimkan video layanan informasi publik.
Komisi Informasi (KI) Provinsi Bali melakukan visitasi untuk memastikan secara faktual penerapan keterbukaan informasi pada masing-masing badan publik peserta.
Tahapan visitasi tersebut digelar dalam dua gelombang. Visitasi gelombang pertama berlangsung pada Rabu (30/9/2026) dengan menyasar empat badan publik.
Keempat badan publik tersebut yakni Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfosanti), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
Ketua KI Provinsi Bali Dewa Nyoman Suardana mengatakan, visitasi merupakan bagian dari rangkaian Monev KIP untuk melihat langsung pelaksanaan keterbukaan informasi di badan publik peserta.
“Hari ini kami dari Komisi Informasi Provinsi Bali melaksanakan agenda visitasi kepada badan publik peserta di Pemerintah Kabupaten Buleleng yang sudah kami laksanakan di empat tempat,” kata Dewa Nyoman Suardana, Rabu.
Ia menjelaskan, visitasi tidak hanya digunakan untuk memeriksa kelengkapan administrasi. Tim KI juga mendalami pelaksanaan layanan informasi publik secara langsung.
Dalam Monev KIP 2026, sejumlah aspek menjadi perhatian, di antaranya pelayanan informasi, kualitas informasi, digitalisasi, instrumen keterbukaan informasi pada ruang Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), pemahaman terhadap struktur PPID, pembinaan sumber daya manusia (SDM) PPID, hingga komitmen pimpinan badan publik terhadap keterbukaan informasi.
Setelah seluruh tahapan visitasi rampung, peserta akan mengikuti tahapan uji publik sebelum memasuki penganugerahan Monev KIP.
Dewa Nyoman Suardana berharap seluruh badan publik peserta dari Kabupaten Buleleng dapat memenuhi kualifikasi sebagai badan publik informatif.
“Harapan kami seluruh badan publik peserta di Kabupaten Buleleng adalah badan publik yang informatif,” ujarnya.
Visitasi Gelombang Kedua
Visitasi gelombang kedua dijadwalkan berlangsung pada 5 Oktober 2026. Sebanyak enam badan publik akan menjadi sasaran visitasi.
Keenamnya yakni Kecamatan Buleleng, Kelurahan Banjar Jawa Kecamatan Buleleng, Desa Tamblang, Desa Bengkala, Desa Kubutambahan Kecamatan Kubutambahan, serta Desa Sanggalangit Kecamatan Gerokgak.
Pelaksanaan Monev KIP merupakan bagian dari upaya mendorong badan publik meningkatkan kualitas layanan informasi sekaligus memastikan hak masyarakat atas informasi publik terpenuhi.
Layanan informasi publik diharapkan dapat diselenggarakan secara terbuka, mudah diakses, dan akuntabel.
Writer: Francelino
Editor: Francelino



