Politik: NasDem Buleleng Ditargetkan 10 Kursi di Dewan

Quotation:
“Kita mulai pertama di Buleleng dan akan berlanjut ke seluruh Bali. Buleleng ini suasananya cukup cair, tidak fanatik satu partai. Partai yang bisa bersatu dengan masyarakatlah yang akan menang, dan itu yang kami gelorakan di NasDem,” ujar Senantara.
Singaraja, SINARTIMUR.co.id – Jelang akhir tahun 2025, Bumi Panji Sakti mulai dipanasi dengan kegiatan politik.
Adalah Partai NasDem mulai memanaskan mesin politiknya di Provinsi Bali.
Kabupaten Buleleng dipilih sebagai titik awal rangkaian konsolidasi menyeluruh yang akan dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota se-Pulau Dewata.
Ketua DPW NasDem Provinsi Bali, I Nengah Senantara, menyatakan bahwa Buleleng memiliki posisi strategis karena karakter pemilihnya yang dinamis dan tidak terpaku pada satu dominasi partai tertentu.
“Kita mulai pertama di Buleleng dan akan berlanjut ke seluruh Bali. Buleleng ini suasananya cukup cair, tidak fanatik satu partai. Partai yang bisa bersatu dengan masyarakatlah yang akan menang, dan itu yang kami gelorakan di NasDem,” ujar Senantara, Sabtu (13/12/2025).
Mengenai target kursi legislatif, Senantara memberikan proyeksi yang lebih tinggi dibandingkan target internal daerah. Jika DPD NasDem Buleleng menargetkan minimal 8 kursi, Senantara optimis partainya bisa menembus angka 10 kursi pada Pemilu 2029 mendatang.
“Pak Jayadi (Ketua DPD NasDem Buleleng) menargetkan minimal 8 kursi. Tapi kalau saya melihat peluangnya, sangat mungkin kita mendapatkan 10 kursi. Kita akan terus berjuang,” tambahnya.
Untuk DPRD Provinsi Bali, NasDem juga membidik tambahan satu kursi lagi dari daerah pemilihan (Dapil) Buleleng, guna memperkuat posisi yang saat ini diisi oleh Dr. Somvir.
Sementara itu, Ketua DPD Partai NasDem Buleleng, Made Jayadi Asmara, menjelaskan langkah-langkah realistis untuk mencapai target tersebut. Ia mengakui tantangan terbesar saat ini adalah meningkatkan Party ID (identitas partai) di tengah persaingan dengan partai-partai besar lainnya.
“Langkah kita adalah meningkatkan Party ID melalui kegiatan sosial yang lebih masif, baik melalui platform digital maupun media konvensional. Kami juga instruksikan Fraksi NasDem di DPRD Buleleng untuk menjadi corong utama dalam menyuarakan aspirasi rakyat,” jelas Jayadi.
Jayadi merinci bahwa fokus utama adalah merebut kursi di tiga daerah pemilihan yang saat ini masih kosong, yakni Kecamatan Gerokgak, Busungbiu, dan Banjar. Selain itu, sinergi dengan kader di tingkat Provinsi dan DPR RI akan diperkuat, mengingat pada Pemilu 2024 lalu NasDem Bali berhasil “pecah telur” dengan meloloskan wakil ke pusat.
Menanggapi isu kesulitan fiskal di Buleleng yang berdampak pada wacana pemotongan TPP ASN, Nengah Senantara menekankan bahwa NasDem akan tetap mengawal agar keputusan yang diambil antara eksekutif dan legislatif tidak berisiko tinggi bagi masyarakat.
Ia juga menegaskan posisi politik NasDem di tingkat nasional. Meskipun tidak masuk dalam kabinet secara formal, NasDem berkomitmen mendukung penuh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sebagai bentuk penghormatan terhadap pilihan rakyat dan integritas partai.
“Kami bukan partai yang kemaruk kekuasaan. Kami menghargai hasil pemilu dan tetap fokus memberikan edukasi politik serta kehadiran nyata di tengah masyarakat, bukan hanya saat menjelang pemilu saja,” pungkas Jayadi Asmara.
Writer/Editor: Francelino



