HPN 2026: Ajak Wagub Giri Prasta Tanam Mangrove, SMSI Kerja Nyata, Tak Jual Narasi Kosong

Quotation:
“Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) sangat dibutuhkan masyarakat saat ini karena sebagai media daring yang bergerak cepat dalam menyajikan informasi, juga berperan sebagai media edukasi. Dengan adanya media daring ini, proses edukasi atau pembelajaran dapat dilakukan dari berbagai informasi yang disajikan dengan cepat,” ucap Wagub Giri Prasta dengan nada memuji SMSI.
Denpasar, SINARTIMUR.co.id – Publik Bali terutama para pencinta hutan mangrove patut memberikan dukungan kepada Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Bali. Betapa tidak? Begitu mengetahui kabar bahwa ada ribuan pohon mangrove mati, pengurus SMSI Bali langsung bereaksi.
SMSI Bali No Omon-Omon, tapi langsung mengundang Wakil Gubernur (Wagub) Bali I Nyoman Giri Prasta melakukan aksi nyata bukan jual narasi, dengan menanam 1.000 bibit pohon mangrove di atas lahan 50 hektare di kawasan Taman Hutan Rakyat (Tahura) Ngurah Rai, Denpasar, Senin (9/3/2026).
Wagub Bali, I Nyoman Giri Prasta, merasa bangga atas kegiatan dan keikutsertaan anggota SMSI dalam menjaga keberlangsungan hutan mangrove di Bali. “Hari ini secara nyata ditunjukkan dengan melakukan penanaman 1.000 bibit mangrove di atas lahan 50 hektare di kawasan Taman Hutan Rakyat (Tahura) Ngurah Rai, Denpasar,” ucap Wagub Giri Prasta memuji SMSI Bali.

Dengan pola arboretum mangrove, bibit bakau/mangrove ini dikelompokkan sesuai dengan masing-masing jenisnya. Ke depan, Wakil Gubernur Bali Giri Prasta yang hadir dan melakukan penanaman secara langsung meminta kepada pihak pengelola Arboretum Mangrove untuk melakukan pembenahan areal, mulai dari penataan jembatan kayu yang berada di kawasan hutan mangrove sehingga dapat menjadi tempat edukasi yang baik dan bermanfaat bagi anak-anak sekolah.
Seperti yang diketahui bersama, beberapa pekan lalu terdapat sejumlah hutan mangrove yang mati. Wagub Giri Prasta mengajak semua pihak agar tidak terkecoh dan tidak terprovokasi dengan hal tersebut, melainkan bersama-sama menyatukan komitmen untuk menanam kembali bibit mangrove di kawasan hutan rakyat ini. Dengan demikian, lahan seluas 1.337 hektare hutan mangrove ini akan kembali terisi dan tumbuh sesuai fungsinya sebagai bentuk implementasi merawat pertiwi. Mangrove sangat dibutuhkan oleh alam untuk menahan gelombang, memberikan penghidupan bagi biota laut untuk berkembang biak, serta menghasilkan oksigen.
Wagub Giri Prasta tidak henti-hentikan memuji SMDSI Bali dan menyatakan bahwa dia percaya keberadaan SMSI mampu mengawal penyebaran informasi secara transparan, cepat, dan tepat.

“Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) sangat dibutuhkan masyarakat saat ini karena sebagai media daring yang bergerak cepat dalam menyajikan informasi, juga berperan sebagai media edukasi. Dengan adanya media daring ini, proses edukasi atau pembelajaran dapat dilakukan dari berbagai informasi yang disajikan dengan cepat,” ucap Wagub Giri Prasta dengan nada memuji SMSI.
Selain itu, Wakil Gubernur Giri Prasta juga menitipkan pesan agar dilakukan perbaikan sarana dan prasarana untuk kepentingan edukasi para siswa agar lebih mengenal jenis, fungsi, dan keberadaan hutan mangrove. Dengan demikian, keberadaan hutan mangrove dapat memberikan pengetahuan bagi banyak pihak dengan tetap mengutamakan keselamatan (safety). Masyarakat juga dapat mengetahui manfaat hutan mangrove, menumbuhkan rasa memiliki, sehingga pengawasan dapat dilakukan bersama-sama, menjaga biota laut, serta menjadikan kawasan mangrove sebagai wisata edukasi. Bahkan, mangrove juga berpotensi menjadi bagian dari ketahanan pangan karena buahnya dapat diolah menjadi tepung.
Dengan prinsip “1 pohon mangrove sejuta manfaat”, diyakini dapat mewujudkan pertiwi yang sejahtera dengan kekuatan akar mangrove sebagai penjaga gelombang laut.

Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Bali, Imanuel Dewata Oja, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan dalam rangkaian peringatan Hari Pers Nasional 2026 melalui kegiatan “Wartawan Peduli Mangrove”. Aksi sosial Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Bali dengan menanam 1.000 mangrove/bakau merupakan bukti nyata kepedulian para jurnalis dalam menjaga keberlangsungan lingkungan. Hal ini juga menunjukkan hubungan yang baik antara manusia dengan lingkungan, manusia dengan Tuhan, serta manusia dengan sesama.
Writer: Francelino
Editor : Francelino



