Kadis Suharta Minta Kinerja Kominfosanti Buleleng Dipercepat
Jangan Menumpuk di Akhir Tahun

Quotation:
“Indeks kepuasan masyarakat perlu menjadi perhatian. Responden harus terus diperbanyak, terutama dari masyarakat yang memang menggunakan layanan kita,” ucap Kadis Suharta.
Singaraja, SINARTIMUR.co.id – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfosanti) Kabupaten Buleleng Made Suharta meminta seluruh jajarannya mempercepat penyelesaian capaian kinerja yang belum terpenuhi hingga Triwulan III.
Suharta menegaskan, pekerjaan yang belum tuntas harus segera diselesaikan agar tidak menumpuk menjelang akhir tahun. Administrasi kegiatan yang telah dilaksanakan juga diminta segera dituntaskan.
Hal itu disampaikan Suharta saat memimpin rapat monitoring dan evaluasi (monev) capaian kinerja Triwulan III sekaligus pembahasan rencana kerja 2027 di Ruang Rapat Bappeda Buleleng, Rabu (7/10).
“Capaian yang belum terpenuhi agar segera diselesaikan. Jangan sampai pekerjaan menumpuk di akhir tahun. Kegiatan yang sudah dilaksanakan juga harus segera diikuti dengan penyelesaian administrasinya,” kata Suharta.
Dalam rapat tersebut, Suharta mengevaluasi realisasi anggaran, pelaksanaan program dan kegiatan, serta berbagai kendala yang masih dihadapi hingga Triwulan III.
Hasil evaluasi itu sekaligus menjadi bahan untuk memetakan kebutuhan program dan anggaran dalam penyusunan rencana kerja Kominfosanti Buleleng tahun 2027.
Menurut Suharta, monev diperlukan untuk memastikan perencanaan dan pelaksanaan program berjalan sesuai target. Setiap bidang, kata dia, harus mengetahui capaian yang telah terpenuhi serta pekerjaan yang masih perlu ditindaklanjuti.
“Melalui monev ini kita ingin melihat secara jelas mana yang sudah tercapai dan mana yang masih menjadi pekerjaan. Yang masih kurang harus segera ditindaklanjuti, sehingga target yang sudah direncanakan dapat tercapai dengan baik,” ujarnya.
Responden IKM Diminta Diperluas
Selain mengevaluasi kinerja dan anggaran, Suharta menyoroti Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terhadap layanan Kominfosanti. Ia meminta jumlah responden diperbanyak, terutama dari masyarakat yang menggunakan layanan Kominfosanti secara langsung.
“Indeks kepuasan masyarakat perlu menjadi perhatian. Responden harus terus diperbanyak, terutama dari masyarakat yang memang menggunakan layanan kita,” ungkapnya.
Menurut dia, data dari pengguna layanan secara langsung dibutuhkan agar hasil pengukuran IKM lebih representatif dan dapat digunakan sebagai dasar perbaikan pelayanan.
Suharta mencontohkan layanan peminjaman Laboratorium Komputer dan Ruang BCC. Setiap masyarakat yang menggunakan layanan tersebut diminta diarahkan untuk mengisi kuesioner kepuasan masyarakat.
“Kita membutuhkan data dari pengguna layanan secara langsung sebagai bahan untuk mengetahui apa yang perlu kita perbaiki,” pungkasnya.
Writer: Francelino
Editor: Francelino



