Human InterestKesehatan

Tak Kenal Lelah, Dokter Caput Terus Layani Para Sulinggih

Bakti Sosial Kesehatan Digelar Puskor Dekorda Hindunesia Buleleng

Quotation:
“Ini sangat luar biasa. Banyak masyarakat sekarang selalu merasa kuat saat beraktivitas, namun tahu-tahu ada penyakit. Jadi kegiatan ini sangat penting, sebab masyarakat akan tau kondisi kesehatan lebih awal,” ucap Ida Pandita Empu Widya Tanaya Kerthi.

Gitgit, SINARTIMUR.co.id – Siapa tidak kenal tokoh satu ini, Dr dr Ketut Putra Sedana, Sp.OG. Tokoh yang akrab disapa Dokter Caput itu terus berkarya mengabdikan diri kepada krama Bali dari berbagai komponen dan berbagai status sosial, tanpa kenal lelah.

Seperti Minggu (22/2/2026), Dokter Caput yang Ketua Puskor Dekorda Hindunesia Buleleng bersama jajarannya melaksanakan Bakti Sosial Kesehatan berupa pemeriksaan kesehatan gratis di Griya Luwih Sari, Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Buleleng.

Program ini bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada Sulingih, Bawati, dan Sarati di Griya, yang telah memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di bidang keagamaan.

Dokter Caput, menyatakan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya Puskor Dekorda Hindunesia Buleleng untuk turun ke masyarakat dan memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas. Sehingga, dengan program ini semua yang mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis dapat terus melakukan kegiatan keagaaman di masyrakat.

“Ya, kita terus bergerak sebagaimana program Puskor Dekorda Hindunesia Buleleng, untuk terus turun peduli terhadap beliau-beliau para sulinggih, kemudian jero mangku, dan sarati, yang tentunya ada di gerya, sekaligus gerya sebagai rumah suci dan pasraman sebagai sekolah suci, dan dari kesucian inilah kita vibrasikan ke masyarakat khususnya masyarakat Hindu sehingga dengan kebersihan, kesucian yang ada, inilah yang akan menjadi fondasi untuk menuju ke masyarakat yang sejahtera, yang damai dan muncul keadilan sosial,” jelas Dokter Caput.

Dokter Caput bersama Puskor Dekorda Hindunesia Buleleng berkomitmen untuk terus turun ke tengah-tengah krama Bali untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis terutama kepada para sulinggih yang tersebar di seluruh Kabupaten Buleleng.

“Kita terus turun, kita tahu gerya di Buleleng itu banyak sekali, ratusan. Kita terus turun setiap bulan dan ada makna baik dari kita selaku umat Hindu dari Puskor menyadari bahwa pelayanan yang kita berikan kepada sulinggih belum ada apa-apanya dibandingkan dengan pelayanan yang sudah diberikan oleh sulinggih itu sendiri untuk umat kita,” papar Dokter Caput.

“Sebagai rasa bentuk terima kasih kita dan inilah merupakan swadarma kita, pengejawantahan dari yang namanya resi yadnya, yang memberikan pelayanan kepada sulinggih di gerya itu sendiri,” ungkapnya

Perbekel Desa Gitgit, Putu Arcana, menyambut baik program kesehatan gratis ini. Dan berharap ada keberlanjutkan dari kegiatan yang digagas puskor Dekorda Bulenhng

“Positif sekali, apalagi dr. caput sudah sering ke desa. Kami selaku pemerintah desa berharap ada kelanjutan dari program ini,” ujarnya.

Ida Pandita Empu Widya Tanaya Kerthi, Griya Luwih Sari, Desa Gitgit, juga menyambut baik program ini.

“Ini sangat luar biasa. Banyak masyarakat sekarang selalu merasa kuat saat beraktivitas, namun tahu-tahu ada penyakit. Jadi kegiatan ini sangat penting, sebab masyarakat akan tau kondisi kesehatan lebih awal,” katanya.

Pemeriksaan kesehatan gratis ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan.

Writer: Francelino
Editor : Francelino

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button