Puskor Hindunesia Dekorda Buleleng Kasih Kado “HUT” Istimewa
Buat Pasraman Pinandita Brahma Vidya Samgraja

Quotation:
“Saat ini boleh dikatakan istimewa karena bertepatan dengan peringatan hari ulang tahun Pasraman yang ke-20 dan merupakan kegiatan awal Puskor Hindunesia Dekorda Buleleng di awal tahun 2026 ini,” jelas Dr dr Ketut Putra Sedana, Sp.OG.
Singaraja, SINARTIMUR.co.id – Puskor Hindunesia Dekorda Buleleng yang diketuai Dr dr Ketut Putra Sedana, Sp.OG, memberikan kado istimewa kepada Pasraman Pinandita Brahma Vidya Samgraha di Banjar Penarungan, Kelurahan Penarukan, Singaraja, yang tahun ini merayakan Hari Ulang Tahun nya yang ke-20.
Kado istimewa itu berupa Bakti Sosial Kesehatan Gratis yang kali ini juga memberikan kacamata gratis.
Safari Kesehatan itu bertempat Pasraman Pinandita Brahma Vidya Samgraha, Banjar Penarungan, Kelurahan Penarukan, Singaraja, pada hari Minggu tanggal 11 Januari 2026.

Di sela-sela kegiatan pemeriksaan kesehatan, Ketua Puskor Hindunesia Dekorda Buleleng, Dr dr Ketut Putra Sedana, Sp.OG, kepada wartawan menjelaskan bahwa kegiatan Safari Kesehatan ini merupakan program berkelanjutan Puskor Hindunesia Dekorda Buleleng yang terus turun melakukan bakti sosial kesehatan dengan pengobatan gratis.
“Saat ini boleh dikatakan istimewa karena bertepatan dengan peringatan hari ulang tahun Pasraman yang ke-20 dan merupakan kegiatan awal Puskor Hindunesia Dekorda Buleleng di awal tahun 2026 ini,” jelas Dr dr Ketut Putra Sedana, Sp.OG, yang akrab disapa Dokter Caput.
Yang menarik, ungkap Dokter Caput, kegiatan pembuka Puskor Hindunesia Dekorda Buleleng di awal tahun 2026 ini, Puskor Hindunesia Dekorda Buleleng menggandeng Puskesmas serta Yayasan Mata BaliKu untuk melakukan pemeriksaan mata sekaligus membagikan 100 kacamata gratis.

“Kegiatan di awal tahun 2026 di tempat ini, kita bergandengan tangan dengan Puskesmas dan juga Yayasan Mata Baliku,” ujar Dokter Caput.
Dokter Caput menceritakan, fokus pemeriksaan mata dilakukan setelah pihaknya menemukan cukup banyak sulinggih, jro mangku, sarati, mengalami gangguan penglihatan. Kondisi tersebut dinilai dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, khususnya dalam menjalankan tugas keagamaan.
“Temuan di lapangan menunjukkan keluhan penglihatan cukup dominan. Karena itu, kami menggandeng Puskesmas serta Yayasan Mata BaliKu untuk melakukan pemeriksaan mata sekaligus membagikan kacamata gratis,” ujarnya.
Dalam kegiatan ini, sekitar 100 kacamata disiapkan dan dibagikan kepada peserta yang membutuhkan sesuai hasil pemeriksaan. Bakti sosial kesehatan tersebut juga melibatkan delapan dokter umum, dua dokter spesialis, serta didukung tenaga bidan dan apoteker.
Apa yang memotivasi anda untuk selalu melaksanakan kegiatan bakti sosial kesehatan seperti ini? “Selama ini kita tahu bahwa beliau-beliau yang kita sucikan, sulinggih, jro mangku , sarati, selama ini beliau-beliau selalu bekerja memberikan pelayanan kepada umat termasuk juga untuk kita. Puskor Hindunesia Dekorda Buleleng yang merupakan organisasi masyarakat keumatan tentunya peduli, memperhatikan agar beliau-beliau ini tetap sehat dan tetap menjalankan swadharmanya untuk tetap melayani kita umat Hindu,” jawab Dokter Caput diplomatis.

Dokter Caput mengungkapkan bahwa bakti sosial kesehatan ini tidak hanya melayani sulinggih, Jro mangku dan sarati tetapi juga memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di sekitar prasmanan.
“Visi misi kita Puskor Hindunesia Dekorda Buleleng ingin mendekatkan gerya atau pasraman dengan masyarakat di sekitarnya. Gerya bagi kita bukan semata tempat untuk mencari banten dan pemuput karya. Ini harus dimengerti bahwa di Pasraman juga kita bisa mendapatkan pencerahan-pencerahan tentang agama. Karena kita menyadari di umat kita punya rangka agama, taqwa dan etika upacara. Melalui rumah suci gerya ini dan rumah suci pasraman kita harapkan bisa memberikan vibrasi, memberikan pencerahan, dan memberikan tatwa kepada masyarakat sekitarnya, sehingga keberadaan gerya dan Pasraman ini akan nyata dirasakan oleh masyarakat di sekitarnya,” urai Dokter Caput.
Manggala Pasraman Pinandita Brahma Vidya Samgraha, Ida Bhawati Hermawan Tangkas, mengapresiasi pelaksanaan Safari Kesehatan tersebut.

Ia menyebutkan, kegiatan awalnya dirancang untuk menyasar sisya pasraman dan sarati banten, namun kemudian diperluas agar masyarakat sekitar turut memperoleh layanan.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dengan jangkauan yang lebih luas. Selain pelayanan kesehatan, edukasi kepada masyarakat juga penting agar kesadaran menjaga kesehatan semakin meningkat,” ucap Ida Bhawati Hermawan Tangkas.
Writer/Editor: Francelino



