Parlementaria: DPUTR Buleleng Siapkan Rp 361 M untuk Bangun Infrastruktur di Tahun 2026
Komisi II DPRD Buleleng Ingatkan Perbaikan Jalan Rusak

Quotation:
“Untuk infrastruktur jalan saat ini terdapat sekitar 275 sampai 300 kilometer jalan yang mengalami kerusakan. Komisi II meminta adanya progres pengerjaan setiap tahun sehingga dalam kurun waktu pemerintahan ini dapat diselesaikan,” tegas Masdana.
Singaraja, SINARTIMUR.co.id – Mengawali tahun anggaran 2026, Komisi II DPRD Kabupaten Buleleng menggelar rapat koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Buleleng yang berlangsung di Ruang Komisi II DPRD Buleleng, Kamis (15/1/2026).
Rapat dipimpin Ketua Komisi II DPRD Buleleng Wayan Masdana dan dihadiri oleh Anggota Komisi II, Tim Ahli DPRD Buleleng serta Kepala Dinas PUTR beserta jajaran. Agenda rapat membahas program kerja Dinas PUTR yang akan dilaksanakan pada tahun anggaran 2026.
Dalam rapat tersebut, Komisi II memfokuskan perhatian pada pengawasan perbaikan infrastruktur jalan. Saat ini, 275 sampai 300 kilometer jalan di Buleleng mengalami kerusakan dan memerlukan penanganan segera. Pada APBD Tahun 2026, anggaran belanja modal infrastruktur dialokasikan sebesar Rp 361 miliar yang bersumber dari Dana BKK Provinsi Bali sebesar Rp75,5 miliar, Pinjaman Daerah Rp 200 miliar, BKK Kabupaten Badung Rp 70 miliar, BKK Kota Denpasar Rp 5 miliar, Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Rp 6,4 miliar serta APBD Kabupaten Buleleng sebesar Rp 4,6 miliar dengan total 75 kegiatan.

Ketua Komisi II Wayan Masdana menegaskan bahwa kondisi infrastruktur, khususnya jalan, saat ini banyak mengalami kerusakan sehingga diperlukan perbaikan secara cepat dengan kualitas yang baik serta pengawasan yang ketat. Dengan anggaran sebesar Rp 361 miliar yang juga mencakup pembangunan RSUD Kabupaten Buleleng, diharapkan perbaikan dapat difokuskan pada infrastruktur prioritas yang memiliki risiko tinggi.
“Untuk infrastruktur jalan saat ini terdapat sekitar 275 sampai 300 kilometer jalan yang mengalami kerusakan. Komisi II meminta adanya progres pengerjaan setiap tahun sehingga dalam kurun waktu pemerintahan ini dapat diselesaikan,” tegasnya.
Lebih lanjut ia menambahkan, “Rapat koordinasi hari ini dengan Dinas PUTR, Komisi II menanyakan kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan pada anggaran tahun 2026 dengan total anggaran Rp 361 miliar, termasuk titik-titik pekerjaan serta waktu pelaksanaannya dan perencanaan 5 tahun kedepan bisa berkeadilan di 9 Kecamatan .”
Sementara itu, Kepala Dinas PUTR Kabupaten Buleleng, Ir. I Putu Adiptha Ekaputra, ST., MM., IPU., menyampaikan bahwa pada tahun anggaran 2026 terdapat beberapa prioritas utama yang akan dikerjakan, di antaranya rehabilitasi jalan, irigasi, penataan kawasan pusat perdagangan Kota Singaraja, penataan infrastruktur kawasan Tugu Singa Ambara Raja (Titik Nol Singaraja), penataan infrastruktur kawasan wisata Lovina, pembangunan Gedung Laksmigraha serta pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng, dengan total 75 item kegiatan.

“Dinas PUTR saat ini telah melaksanakan beberapa tahapan tender pekerjaan. Hal ini diharapkan agar pelaksanaan dapat segera dimulai. Sesuai saran dan arahan Komisi II, kami akan menindaklanjuti dengan melakukan pengawasan ketat terhadap seluruh pekerjaan yang akan dilaksanakan,” ujarnya.
Ke depan, Komisi II DPRD Buleleng akan melakukan pengawasan terhadap seluruh kegiatan yang dilaksanakan Dinas PUTR pada anggaran 2026, termasuk turun langsung ke lokasi pekerjaan untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.
Writer/Editor: Francelino



