Politik

Musancab PDIP Buleleng: Supriatna Perintahkan Kader Selalu Turun ke Bawah

Quotation:
“Kader harus menjaga kemenangan ini, agar ke depan PDI Perjuangan tetap berada di hati masyarakat,” tegas Supriatna.

Singaraja, SINARTIMUR.co.id – Partai penguasa di Bali khususnya di Kabupaten Buleleng terus memperkuat diri.

Di saat partai lain masih terlena dalam perayaan tahun baru, PDIP langsung memanfaatkan tahun baru untuk melakukan konsolidasi dan memperkuat struktur partai di ttingkat kecamatan.

Seperti Minggu (4/1/2026) DPC PDI Perjuangan Kabupaten Buleleng menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) untuk masa kepengurusan 2025–2030 di Gedung Kesenian Gde Manik, Singaraja.

Agenda lima tahunan ini menjadi momentum penting dalam menyiapkan regenerasi kader partai untuk menghadapi berbagai konstelasi politik ke depan.

Musancab tersebut dihadiri Bendahara DPD PDI Perjuangan Bali Dewa Made Mahayadnya, Wakil Ketua Bidang Pemerintahan, Otonomi Daerah, Kebijakan Publik, dan Reformasi Birokrasi I Nyoman Sutjidra, serta Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan DPD PDI Perjuangan Bali I Gede Kusuma Putra. Turut hadir anggota Fraksi DPRD Provinsi Bali, jajaran pengurus DPC, PAC, hingga pengurus ranting dari seluruh wilayah Buleleng.

Ketua DPC PDI Perjuangan Buleleng Gede Supriatna menjelaskan, kepengurusan PAC yang dibentuk merupakan perpaduan antara kader muda dan kader senior yang selama ini dinilai loyal serta memahami pengelolaan organisasi. Formasi tersebut diharapkan mampu menjalankan tugas-tugas strategis partai, khususnya dalam memenangkan setiap agenda politik.

Supriatna menegaskan pentingnya kader dan simpatisan untuk terus turun ke bawah dan hadir di tengah masyarakat. Menurutnya, kerja-kerja politik PDI Perjuangan harus senantiasa berpihak kepada kepentingan rakyat kecil.

“Kita harus terus bekerja dan turun ke bawah, menyatukan langkah dan visi untuk masyarakat Buleleng, khususnya berpihak kepada wong cilik,” tegas politisi asal Tejakula tersebut.

Ia juga mengingatkan agar seluruh pengurus dan kader tetap tegak lurus terhadap instruksi partai serta menjaga soliditas dan harmonisasi internal. Sebagai partai pemenang di Buleleng, PDI Perjuangan dituntut mampu mempertahankan kepercayaan masyarakat.

“Kader harus menjaga kemenangan ini, agar ke depan PDI Perjuangan tetap berada di hati masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Bendahara DPD PDI Perjuangan Bali Dewa Made Mahayadnya menyampaikan bahwa Musancab dilaksanakan secara serentak di seluruh kabupaten/kota di Bali. Ia menekankan pentingnya merekrut lebih banyak generasi muda sebagai bagian dari kaderisasi kepemimpinan bangsa ke depan.

“Kami menargetkan minimal dapat mempertahankan capaian yang sudah diraih saat ini, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten. Dari sembilan kabupaten/kota, delapan bupati berhasil dimenangkan, dan kursi gubernur tetap dipimpin PDI Perjuangan. Astungkara, ini bisa terus dipertahankan,” pungkasnya.

Writer/Editor: Francelino

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button