Liga ASKAB PSSI Buleleng, Liga I: Aldi Buat Brace, Putra Selayar Mulai Bangkit

Quotation:
”Pertandingan cukup berat, karena lawan juga bermain bagus. Untuk mental pemain bagus, meskipun sudah kalah tiga kali. Evaluasinya lebih ke motivasi saja, karena skill bagus-bagus, tetapi mentalnya belum dilatih. Ditambah chemistry antar pemain masih perlu diasah,” ucap Asisten Pelatih Putra Selayar, Joni Arta Santosa.
Singaraja, SINARTIMUR.co.id – Setelah terpuruk dalam tiga laga tanpa memetik kemenangan, kini Putra Selayar FC mulai bangkit di Kompetisi Liga I ASKAB PSSI Buleleng 2025.
Putra Selayar bangkit di laga keempat saat berhadapan dengan tiga kuat dari Patas, yakni Amartha FC, di Stadion Mayor Metra Singaraja, Minggu (30/11/2025) sore. Putra Selayar mengalahkan Amartha dengan skor 2-1 (0-0). Kemenangan ini merupakan tiga poin perdana bagi Putra Selayar.
Adalah gelandang serang Aldi dengan nomor punggung 7 yang menjadi pahlawan kemenangan bagi Putra Selayar. Aldi menciptakan brace alias mencetak dua gol masing-masing pada menit 46 dan minet 52 di babak kedua.
Pertandingan ke-8 Liga I ternyata menjadi keberuntungan bagi Putra Selayar. Laga yang dipimpin wasit Noordin tidak membuahkan skor di babak pertama.

Namun di babak kedua, ketika pertandingan baru berjalan satu menit, tepatnya menit ke-46, Aldi menggetarkan jala gawang Amartha FC. Enam menit berselang, di menit ke-52, lagi-lagi pemain nomor 7 Putra Selayar itu mencatatkan namanya di papan skor. Kedudukan sementara 2-0.
Amartha FC tak mau kalah, sejumlah peluang diciptakan mereka. Hingga akhirnya menit ke-80, Rangga memperkecil kedudukan menjadi 2-1. Meski sempat terjadi insiden di dalam lapangan, tetapi skor tak berubah hingga wasit meniup peluit panjang.
Asisten Pelatih Putra Selayar, Joni Arta Santosa mengatakan, dengan tambahan tiga poin ini, pihaknya kini menargetkan dapat meraih poin penuh di pertandingan sisa. Tentu ini penting untuk menyelamatkan mereka dari status juru kunci.

”Pertandingan cukup berat, karena lawan juga bermain bagus. Untuk mental pemain bagus, meskipun sudah kalah tiga kali. Evaluasinya lebih ke motivasi saja, karena skill bagus-bagus, tetapi mentalnya belum dilatih. Ditambah chemistry antar pemain masih perlu diasah,” katanya.
Sementara di laga berikutnya antara Satria Muda Pengulon melawan Forkal, berlangsung dengan tensi tinggi. Keduanya sama-sama mengincar poin penuh, untuk mengangkat posisi di klasemen Liga I.
Sejak wasit M. Ali meniup peluit tanda dimulainya pertandingan, Satria Muda Pengulon langsung melancarkan serangannya. Sesekali Forkal melakukan serangan balik. Tetapi sayang, hingga babak pertama usai, tidak ada gol yang tercipta.
Namun di babak kedua, dari perebutan bola di tengah lapangan, Deffa yang hendak memberikan umpan kepada Putu Ariasa, malah berbuah gol. Sebab kiper Forkal dalam posisi jauh dari gawang dan tidak dapat menggapai bola. Skor berubah 0-1.

Tetapi euforia tak lama, sebab sepuluh menit kemudian, tepatnya menit ke-74, ternyata salah satu pemain Forkal membuat pelanggaran di area terlarang. Wasit langsung menunjuk titik putih. Ketut Agus Indrawan sebagai algojo, sukses menceploskan bola ke dalam gawang.
Menjelang pertandingan usai, sempat terjadi insiden yang menghentikan jalannya pertandingan. Namun ketika laga berlanjut, tidak ada gol yang kembali tercipta. Kedudukan tetap imbang 1-1.
”Hasilnya kurang memuaskan, tapi pemain sudah kerja keras dan tidak kalah. Kedepan kami perbaiki fisik, karena tadi para pemain terlihat cukup lelah,” ujar Gusti Ngurah Oka Saputra, Pelatih Satria Muda Pengulon.
Sementara Pelatih Forkal, Putu Suardika mengaku, kesalahan di menit-menit akhir membuyarkan kemenangan mereka. Padahal mereka berharap meraih poin penuh dalam pertandingan ini. Karena target mereka berada di peringkat kedua Liga I.
”Di menit akhir, konsentrasi pemain berkurang, ditambah ada kesalahan di lini belakang. Kedepan kami fokuskan pada konsentrasi, agar tetap bertahan hingga menit akhir,” jelasnya.

Dengan hasil ini, maka Klasemen Sementara Liga I yakni Putra Devata sebagai pemuncak dengan 12 poin. Posisi kedua diisi Satria Muda Pengulon dengan sepuluh poin. Forkal di posisi ketiga dengan tujuh poin. Amartha FC di posisi empat dengan lima poin. Putra Kubutambahan dengan empat poin di posisi lima. Putra Selayar naik ke posisi enam dengan tiga poin, menggeser Taruna 99 dengan satu poin yang kini menjadi juru kunci.
Sedangkan gol-gol yang tercipta, kini Ketut Agus Indrawan (Satria Muda Pengulon) mengoleksi lima gol. Rangga (Amartha FC) mengoleksi tiga gol. Aldi (Putra Selayar) mengoleksi dua gol. Deffa (Forkal) mengoleksi satu gol.
Liga ASKAB PSSI Buleleng akan berlanjut pada Selasa (2/12/2025) di Stadion Mayor Metra, dengan pertandingan di Grup A Liga III. Laga pertama mempertemukan Putra Harapan versus Tunas Muda pukul 14.00 Wita. Dilanjutkan Satria Tunas Jaya versus Temukus FC pukul 16.00 Wita.
Writer/Editor: Francelino



