Budaya

HUT Kota Singaraja ke-422: Parade Budaya Mengisahkan Perjalanan Ki Barak Panji Sakti

Dibuka Gubernur Bali Wayan Koster

Quotation:
“Saya berharap peringatan Hari Ulang Tahun Kota Singaraja ke-422 ini dapat memberikan dampak yang nyata bagi Kabupaten Buleleng dan Bali, sekaligus menjadi momentum untuk terus memperkuat pembangunan dan kemajuan daerah.” ucap Gubernur Koster.

Singaraja, SINARTIMUR.co.id – Peringatan Hari Ulang Tahun Kota Singaraja ke-422 Tahun 2026 benar-benar menyentuh jiwa dan nurani masyarakat Kabupaten Buleleng. Bukan cuma itu, nilai-nilai sejarah kepemimpinan Anglurah Ki Barak Panji Sakti, sang pendiri Kerajaan Buleleng, pun tersentuh sekalian terbuka kisahnya bagi warga Buleleng.

Kisah patriot kepemimpinan Anglurah Ki Barak Panji Sakti itu disuguhkan melalui Parade Budaya Perjalanan Anglurah Ki Barak Panji Sakti yang ditampilkan sembilan kecamatan di Kabupaten Buleleng.

Acara ini dibuka langsung oleh Gubernur Bali, Wayan Koster, serta dihadiri oleh Ketua DPRD Provinsi Bali, Bupati dan Wakil Bupati Buleleng beserta jajaran.

Sejak awal acara, suasana telah dipenuhi antusiasme masyarakat yang datang dari berbagai penjuru. Meski sempat diguyur hujan, semangat para seniman tetap membara. Beragam pertunjukan seni dan budaya khas dari masing-masing kecamatan ditampilkan dengan penuh totalitas, mencerminkan kekayaan budaya Buleleng yang terus hidup dan berkembang.

Salah satu penari, Ayu Febriani, mengungkapkan rasa bangganya bisa terlibat dalam parade tersebut.

“Saya merasa sangat bangga bisa menjadi bagian dari parade budaya ini. Ini bukan hanya tentang menari, tetapi juga tentang membawa identitas dan kebudayaan Buleleng ke hadapan banyak orang, termasuk para pejabat dan masyarakat luas.” ujarnya.

Antusiasme masyarakat juga terlihat jelas sepanjang jalannya acara. Banyak warga telah hadir sejak sebelum acara dimulai dan tetap bertahan meski harus menghadapi panas terik hingga hujan.

Luh Sarini, salah satu warga yang hadir, menyampaikan rasa semangatnya untuk menyaksikan parade ini.

“Saya sudah datang dari pagi karena tidak ingin melewatkan acara ini. Walaupun sempat panas dan hujan, rasanya terbayar melihat penampilan yang begitu indah dan membanggakan.” katanya.

Disampaikan pula oleh Bupati Buleleng, Nyoman Sutjidra, yang menegaskan bahwa parade budaya ini memiliki makna historis dan menjadi bagian dari rangkaian perayaan.

“Parade budaya ini merupakan perjalanan dari Ki Anglurah Panji Sakti, dan nanti malam akan menjadi puncak peringatan Hari Ulang Tahun Kota Singaraja ke-422 yang diselenggarakan di RTH Taman Bung Karno. Selain itu, juga akan ada pemberian penghargaan kepada para seniman serta berbagai lomba yang sebelumnya telah dilaksanakan.” ungkapnya.

Di akhir pembukaan, Wayan Koster menyampaikan harapannya agar peringatan ini membawa dampak positif yang lebih luas.

“Saya berharap peringatan Hari Ulang Tahun Kota Singaraja ke-422 ini dapat memberikan dampak yang nyata bagi Kabupaten Buleleng dan Bali, sekaligus menjadi momentum untuk terus memperkuat pembangunan dan kemajuan daerah.” ujarnya sekaligus membuka acara secara resmi.

Parade budaya ini menjadi bukti bahwa semangat berkesenian dan kecintaan terhadap budaya lokal tetap tumbuh kuat di tengah masyarakat, menjadikan perayaan HUT Kota Singaraja ke-422 sebagai momen yang penuh makna dan kebanggaan bersama.

Writer: Sa
Editor: Francelino

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button