HUT Kota Singaraja ke-422: Ketua Dewan Ingkatkan Bupati Tingkatkan Komunikasi dengan Dewan

Quotation:
“Memimpin tidak bisa dengan kemampuan dan kekuatan sendiri, maka harus berkolaborasi dengan masyarakat yang representasinya ada di DPRD. Maka klaborasi dan saling memberi masukan menjadi hal yang sangat penting,” ucap Ketua Dewan, Ngurah Arya.
Singaraja, SINARTIMUR.co.id – Ketua DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya menghadiri Apel Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Singaraja ke-422. Senin (30/3/2026) pagi di Taman Kota Singaraja.
Ngurah Arya mengapresiasi kinerja eksektutif dalam setahun berkuasanya duet Bupati Nyoman Sutjidra dan Wabup Gede Supriatna.
Namun di sisi lain, Ketua DPRD Buleleng asal PDI Perjuangan itu juga mengingatkan Bupati Sutjidra tentang pentingnya koordinasi dan komunikasi dengan Dewan sebagai representasi rakyat Buleleng. Ngurah Arya mengingatkan Bupati Sutjidra untuk meningkatkan koordinasi dengan Dewan.
Secra diplomatis, politisi asal Desa Grokgak ini juga mengingatkan bahwa memimpin sebuah daerah yang besar tidak bisa dilakukan sendirian. Dibutuhkan kolaborasi erat dengan seluruh elemen masyarakat, di mana DPRD berperan sebagai representasi suara dari masyarakat itu sendiri.
“Memimpin tidak bisa dengan kemampuan dan kekuatan sendiri, maka harus berkolaborasi dengan masyarakat yang representasinya ada di DPRD. Maka klaborasi dan saling memberi masukan menjadi hal yang sangat penting,” ucap Ngurah Arya.
Apakah selama ini Dewan diabaikan Bupati dalam mengambil kebijakan strategis? Ketua DPRD Buleleng itu menyatakan bahwa hubungan antara eksekutif dan legislatif selama ini berjalan harmonis. Jika terdapat kekurangan dalam pengambilan kebijakan, DPRD selalu hadir untuk memberikan pengingat sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.
“Kami tidak merasa diabaikan, namun terkadang ada hal-hal yang terlupakan. Di situlah tugas kami untuk mengingatkan agar setiap ucapan dan kebijakan menjadi keputusan bersama demi kemajuan Buleleng,” jawab Ngurah Arya.
Terkait dengan HUT Kota Singaraja ke-422 Tahun 2026 ini, Ngurah Arya yang juga Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Buleleng itu menjelaskan, dengan mengusung tema “Bhineka Santi Jagadhita”, keberagaman di Singaraja merupakan modal utama dalam menciptakan kedamaian dan keharmonisan.
Di usia yang ke-422, ia menilai Kota Singaraja telah menunjukkan warna yang luar biasa dalam perjalanan sejarahnya di Bali. “Artinya dengan tema ini, keberagaman menjadi bagian sebuah menuju kedamaian di Kota Singaraja. Di usia yang cukup tua ini, Singaraja memberikan warna yang luar biasa,” pungkas Ngurah Arya.
Dalam upacara terebut juga dihadiri Bupati Buleleng sekaligus sebagai inspektur upacara, Wakil Bupati, Unsur Pimpinan Daerah, para Anggota DPRD, Sekda, Asisten Sekda, Pimpinan SKPD beserta jajarannya, Unsur TNI/Polri, pelajar/maha siswa, organisasi masyarakat serta undangan lainnya.
Writer: Francelino
Editor: Francelino



