Nasional

Gubernur Koster Janjikan Bus Listrik Layani Rute Singaraja-Denpasar

Usai Jalan Shortcut Singaraja-Mengwi Rampung

Quotation:
“Kalau sudah selesai sampai titik 11–12, meskipun titik 1–2 belum, kita akan siapkan transportasi bus bolak-balik Singaraja–Denpasar,” ucap Gubernur Koster.

Singaraja, SINARTIMUR.co.id – Gubernur Bali Wayan Koster benar-benar memberi perhatian khusus kepada Bali Utara yang selama ini “terisolasai” hiruk-pikuk Bali Selatan.

Sebagai bukti, Gubernur Koster berencana menyediakan layanan bus listrik untuk rute Singaraja-Denpasar pulang-pergi guna memudahkan mobilitas masyarakat Kabupaten Buleleng yang bekerja di wilayah Bali selatan.

Rencana tersebut diungkapkan Koster saat acara groundbreaking pembangunan jalan shortcut Singaraja–Mengwitani titik 9–10 di Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Rabu (7/1/2026), dan kembali ditegaskan kepada media ini, Jumat (16/1/2026).

Gubernur Koster menejelaskan, layanan bus listrik akan mulai disiapkan setelah pembangunan shortcut titik 11–12 selesai, meskipun titik 1–2 belum sepenuhnya rampung.

“Kalau sudah selesai sampai titik 11–12, meskipun titik 1–2 belum, kita akan siapkan transportasi bus bolak-balik Singaraja–Denpasar,” ucap Gubernur Koster dengan penuh optimisme.

Bus listrik tersebut direncanakan beroperasi dari pagi hingga malam hari. Dengan demikian, pegawai asal Singaraja yang bekerja di Denpasar atau Badung dapat tetap bertempat tinggal di Buleleng tanpa perlu kos di wilayah selatan. “Jadi bagi pegawai asal Singaraja yang bekerja di Denpasar, nggak perlu kos di Denpasar. Atau yang kerja di Badung, tetap dia tinggal di Singaraja. Kan bagus jadinya wara-wiri. Metro Dewata kita bawa ke sini,” jelas Gubernur asal Buleleng itu.

Darimana bus listrik itu? “Bus listrik yang akan digunakan merupakan hibah dari Korea Selatan sebanyak 10 unit. Armada ini diperkirakan tiba paling lambat September 2026 dan akan difokuskan untuk melayani wilayah Buleleng. Nanti kita operasikan untuk Buleleng. Kan keren jadinya,” ujar Gubernur Koster sambil tersenyum.

Selain itu, Koster menyebut pembangunan shortcut Singaraja–Mengwitani mendapat respons positif dari masyarakat Buleleng. Infrastruktur ini tidak hanya memperlancar mobilitas, tetapi juga menawarkan pemandangan alam yang indah.

“Masyarakat Buleleng tidak menyebut shortcut, melainkan jalan tol yang terputus-putus. Bahkan lewatnya nggak mau cepat-cepat karena pemandangannya indah. Jadi berhenti dulu di jembatan karena view-nya bagus sekali. Luar biasa,” kisahnya.

Jalur shortcut ini juga mulai dilintasi bus wisatawan dari Jawa menuju Bali, yang membawa dampak ekonomi positif karena wisatawan berpotensi menginap di Bali utara.

“Apalagi kalau sudah selesai titik 11–12, ini akan makin ramai. Apalagi Turyapada Tower-nya Desember 2026 selesai, tentunya akan semakin ramai lagi. Jadi Buleleng kebagian rezeki ekonomi yang lumayan,” pungkas Gubernur Koster.

Writer/Editor: Francelino

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button