Pemerintahan

Gelar Rapat Tindaklanjuti Rekomendasi SPI 2025, Pemkab Buleleng Perkuat Komitmen Integritas

Quotation:
“Pengendalian internal harus terus diperkuat, terutama bagi OPD yang memiliki unit kerja hingga tingkat terbawah,” tegas Suyasa.

Singaraja, SINARTIMUR.co.id – Pemerintah Kabupaten Buleleng terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang berintegritas melalui pelaksanaan rapat pembahasan rencana aksi tindak lanjut rekomendasi Survei Penilaian Integritas (SPI) Tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, (10/04/2026), bertempat di Ruang Rapat Bappeda Kabupaten Buleleng, dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Inspektur dari Inspektorat Kabupaten Buleleng, beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buleleng.

Diawali dengan pemaparan dari Inspektorat Daerah Kabupaten Buleleng yang mengulas berbagai capaian strategis, mulai dari nilai survei penilaian integritas tahun 2025, tren pencapaian SPI periode 2021–2025, tingkat partisipasi responden SPI 2025, hingga laporan-laporan pendukung lainnya yang berkaitan dengan penguatan integritas di lingkungan pemerintah daerah.

Dalam pemaparannya, Inspektur Inspektorat Daerah Kabupaten Buleleng, I Putu Karuna, SH menyampaikan bahwa capaian yang diraih saat ini patut diapresiasi namun tetap memerlukan peningkatan berkelanjutan.

“Nilai rerata indeks integritas Pemerintah Kabupaten Buleleng secara nasional sudah tergolong baik, namun tentu masih perlu terus ditingkatkan. Kami mengingatkan kepada seluruh OPD agar senantiasa berbenah diri, karena kinerja pemerintah harus terus dimaksimalkan demi pelayanan publik yang lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Drs. Gede Suyasa, M.Pd dalam arahannya menekankan pentingnya transparansi, khususnya dalam proses pengadaan barang dan jasa.

“Transparansi dalam pengadaan barang/jasa harus menjadi pedoman utama. Saat ini arah pemeriksaan menggunakan sistem e-audit, sehingga seluruh proses pengadaan akan terekam secara digital dan dapat ditelusuri melalui rekam jejaknya,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa transparansi bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, melainkan harus menjadi komitmen bersama seluruh lini pemerintahan. Hal ini dinilai penting agar setiap sektor mampu bekerja secara optimal dan akuntabel.

Di akhir arahannya, Sekda Suyasa kembali mengingatkan pentingnya penguatan pengendalian internal di masing-masing perangkat daerah.

“Pengendalian internal harus terus diperkuat, terutama bagi OPD yang memiliki unit kerja hingga tingkat terbawah, agar setiap proses kerja tetap berada dalam koridor yang benar dan terukur,” imbuhnya.

Melalui rapat ini, diharapkan Pemerintah Kabupaten Buleleng dapat terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas. Sinergi antar perangkat daerah menjadi kunci utama dalam mewujudkan pelayanan publik yang profesional serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

Writer: Sa
Editor: Francelino

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button