SLC Super Fight Surabaya: Turunkan 5 Atlet, Muaythai Buleleng Sabet 3 Emas

Quotation:
“Tiga emas, satu perak, dan satu perunggu. Ini hasil kerja keras atlet, pelatih, dan dukungan semua pihak. Dengan jumlah atlet yang terbatas, hasil ini patut disyukuri,” ujar Gede Buda.
Surabaya, SINARTIMUR.co.id – Prestasi membanggakan ditorehkan tim Muaythai Indonesia (M.I) Buleleng. Meski hanya menurunkan lima atlet, kontingen asal Bali Utara ini sukses membawa pulang tiga medali emas, satu perak, dan satu perunggu dalam ajang SLC Super Fight yang digelar di Surabaya.
Ketua tim sekaligus pelatih Muaythai Buleleng, Gede Sudarma yang akrab disapa Gede Buda, Minggu (25/1/2026), memastikan seluruh atlet Buleleng telah menyelesaikan laga dengan hasil yang sangat memuaskan.
“Tiga emas, satu perak, dan satu perunggu. Ini hasil kerja keras atlet, pelatih, dan dukungan semua pihak. Dengan jumlah atlet yang terbatas, hasil ini patut disyukuri,” ujar Gede Buda.
Gede Buda menilai kejuaraan ini menjadi ajang penting untuk mengasah mental tanding atlet sekaligus mengukur kesiapan Muaythai Buleleng di level nasional. “Hasil ini menjadi modal berharga untuk event-event berikutnya,” pungkasnya.
Medali emas Buleleng diraih oleh Gede Esa Widi Sanjaya kelas 45 kg putra U-14, Ngurah Eka Setiawan kelas 57 kg putra U-17 yang berhasil mengalahkan atlet asal Gresik, serta Kadek Agus Darmayasa kelas 59 kg U-14.

Sementara itu, Putu Rico Dewantara kelas 57 kg U-23 harus puas dengan medali perak setelah dikalahkan atlet dari Gresik. Medali perunggu disumbangkan Luh Mila Yuni Ariani kelas 54 kg (15 tahun) yang kalah dari atlet Petarung Sejati Indonesia asal Surabaya.
Ajang SLC Super Fight merupakan kolaborasi SLC bersama Pengprov Muaythai Jawa Timur dan digelar pada 23–25 Januari 2026 di Mall FireNine, Surabaya. Kejuaraan ini diikuti sekitar 300 atlet dari berbagai daerah di Jawa Timur dan sekitarnya.
Editor: Francelino
Sumber: Humas Muaythai Buleleng



