
Quotation:
”Kembang api tersebut mengalami kerusakan selama menyala, sehingga ledakannya mengarah ke pantai. Setelah itu ada warga sekitar yang protes, sehingga terjadi adu mulut,” ujar Kasi Humas Polres Buleleng, IPTU Yohana Rosalin Diaz.
Lovina, SINARTIMUR.co.id – Darahn muncrat di malam pergantian tahun di Kabupaten Buleleng. Persisnya di Pantai Lovina, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Kamis (1/1/2026) di Jalan Binaria (jalan menuju Pantai Lovina) sekitar pukul 00.30 Wita.
Korbannya adalah Komang Sudiartana, 33, warga Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng. Sudiartana “dilawar” massa atau sekelompok orang di tengah perayaan pergantian malam tahun baru itu. Gara-garanya adalah kembang api.
Bagaimana kisahnya? Kasi Humas Polres Buleleng, IPTU Yohana Rosalin Diaz pada Kamis (1/1/2026) siang, menjelaskan bahwa saat itu, ia tengah merayakan malam tahun baru bersama dengan enam orang anggota keluarganya. Tak lupa ia menghidupkan kembang api di pesisir pantai, guna memeriahkan pergantian tahun 2025 ke 2026.
”Kembang api tersebut mengalami kerusakan selama menyala, sehingga ledakannya mengarah ke pantai. Setelah itu ada warga sekitar yang protes, sehingga terjadi adu mulut,” ujar Kasi Humas Polres Buleleng, IPTU Yohana Rosalin Diaz pada Kamis (1/1/2026) siang.
Setelah perdebatan itu, Sudiartana pergi menuju kendaraannya untuk kembali ke rumahnya. Namun tiba-tiba datang sekelompok warga melakukan pengeroyokan terhadap korban. Pukulan bertubi-tubi membuat mulut kiri atasnya mengalami luka dan pendarahan.
Akhirnya Sudiartana berlari menuju kendaraannya dan pergi menuju RS Parama Sidhi, untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Kemudian melaporkan peristiwa ini ke Polres Buleleng.
”Terlapor masih dalam lidik. Korban sudah diperiksa dan visum. Selanjutnya penyelidikan lebih lanjut,” tandas Kasi Yohana.
Writer/Editor: Francelino



